Pengrajin Ketak Beleka Tagih Janji Hak Paten
dibaca 1,278 kali
LOMBOK TENGAH,lombokfm.com – Soal hak paten berbagai macam hasil kerajinan warga Desa Beleke Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah yang hingga saat ini belum ada, masih dipertanyakan warga pengrajin di desa tersebut.
Beberapa waktu lalu dalam sebuah resesnya, anggota DPR-RI H.Wilgo Zaenal dari Fraksi Gerindra menjanjikan warga untuk segera mematenkan hasil kerajinan warga desa beleke tersebut agar tidak diklaim sebagai hasil kerajinan daerah lain.
”Selama ini kita masih menunggu realisasi janji dari anggota dewan kita disenayan itu. Kami percaya hal ini bisa terealisasi,”Ujar salah seorang pengrajin, Hamdan 37 tahun , Selasa(5/1) 2016.
Dengan adanya wacana hak paten hasil kerjainan ketak Beleke tersebut, diharapkan menjadi angin segar bagi warga khususnya para pengrajin ketak setempat. Wisatawan manca negara pecinta kerajinan ketak akan berbondong-bonding langsung ke Desa Beleke untuk mendapatkan hasil kerjainan ketak secara langsung.”Selama ini, mereka para wisatawan hanya mengenal ketak di Bali yang dibawa dari desa kami Beleka ini,”jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Gerindra, H.Muhalip memberikan apresiasi yang yang setinggi-tingginya kepada warga masyarakat Beleka yang memiliki antusias tinggi untuk memperjuangkan nasib hasil kerjainan kedepan agar lebih cemerlang.”Ini tandanya masyarakat pengrajin dibeleke sudah memiliki visi yang jelas dan hal itu karena mereka memang rata-rata warga yang berpendidikan,”katanya.
Terkait hak paten yang sudah dijanjikan, saat ini jelas anggota dewan dari Dapil V Jonggat-Pringgarata ini menjelaskan kalau hal itu masih dalam proses. Ia bersama anggota DPR-RI turun ke Desa Beleke sekitar 3 bulan yang lalu, dan hingga saat ini proses hak paten hasil kerajinan beleke tersebut masih terus diupayakan.”Bukan soal hak paten saja, namun hal laian mengenai kemajuan pariwisata di Lombok tengah saat ini juga sedang diupayakan,”tandasnya.|001|1








