Published On: Thu, Nov 27th, 2025

Dr. Saharjo Tegaskan Relasi sebagai Jalan Tumbuh: “Anak-Anak Abata Harus Maju Lewat Langkah Nyata”

dibaca 8 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM,Mataram — Pembina Sekolah Abata Lombok, Dr. Saharjo, SH., M.Kn., M.H., kembali menyampaikan pesan reflektif mengenai arah dan visi besar pendidikan di Abata. Dalam penyampaian yang penuh ketenangan dan empati, ia menegaskan bahwa setiap siswa Abata berhak mendapatkan kesempatan untuk berkembang lebih luas melalui jejaring relasi yang ia bangun selama bertahun-tahun.

Menurut Saharjo, relasi yang dimilikinya sebagai notaris, pengusaha, dan tokoh organisasi bukan sekadar kebanggaan, tetapi amanah yang harus menghadirkan manfaat nyata bagi generasi Abata.
“Relasi itu bukan untuk saya pribadi. Itu titipan yang harus menjadi jembatan bagi kemajuan anak-anak Abata,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa siswa Abata harus mendapatkan akses untuk mengenal langsung dunia profesional — mulai dari dunia usaha, industri, hingga berbagai peluang karier yang dapat ditemui di masa depan. Akses ini tidak hanya ditawarkan dalam bentuk teori, melainkan melalui pengalaman langsung dan pendampingan.

Dalam kesempatan tersebut, Saharjo juga menyoroti program besar yang kini menjadi identitas Abata Lombok, yaitu “Satu Siswa Satu Usaha.” Sebuah program yang menurutnya bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata yang mengarahkan siswa untuk berpikir kreatif, berani mencoba, dan membangun karakter wirausaha sejak dini.

“Banyak lembaga menciptakan slogan yang indah, tetapi belum tentu diwujudkan. Di Abata, Satu Siswa Satu Usaha adalah tindakan. Ini langkah yang benar-benar kami jalankan,” tegasnya.

Program ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengelola usaha mereka sendiri, mulai dari produk kreatif, kuliner sederhana, layanan jasa, hingga proyek kolaboratif. Pendampingan intensif serta dukungan relasi luas menjadi fondasi agar setiap siswa mampu belajar tentang keberanian, tanggung jawab, dan ketangguhan menghadapi tantangan usaha.

Dengan suara yang penuh harapan, Saharjo menuturkan,
“Saya ingin anak-anak Abata menyadari bahwa dunia ini sangat luas. Dan selama saya masih diberi kekuatan, saya akan membuka pintu-pintu itu untuk mereka.”

Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh tenaga pendidik bahwa pendidikan sejati bukan hanya mengajar, tetapi juga memberi jalan. Bukan hanya menanamkan ilmu, tetapi menyediakan kesempatan untuk berkembang.

Renungan tersebut diakhiri dengan kalimat yang menyentuh banyak hati:
“Satu Siswa Satu Usaha hanya di Abata. Ketika langkah nyata, bukan hanya slogan. Dengan relasi yang Allah titipkan, anak-anak Abata tidak akan pernah melangkah sendirian.”

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah