Subsidi Elpiji 3 Kg Dicabut, Pedagang Gorengan di Lombok Tengah Terbebani
dibaca 699 kali
RADIO LOMBOK FM- Lombok Tengah, Pemerintah pusat berencana mencabut subsidi elpiji 3 kilogram (kg) sehingga diperkirakan harganya akan naik menjadi Rp 35 ribu per tabung. Sedangkan saat ini harga tabung gas melon tersebut sebesar Rp 18 ribu per tabung.
Mendengar rencana pemerintah tersebut, Unggul, salah seorang pedagang gorengan di Praya, berharap subsidi elpiji 3 kg tidak dicabut. Kalau gas elpiji itu dicabut, akan membuatnya terbebani. Apalagi tabung gas melon tersebut kadang tidak penuh. Sehingga cepat habis.
“Sekarang ini Rp 18 ribu. Jangan sampai naik, kalau bisa. Apalagi sekarang kadang isi gas nya berkurang yang dari tabung elpiji 3 kg kadang tidak full”,jelasnya.
Dia juga mengatakan, bahan-bahan gorengan saat ini juga mengalami kenaikan harga baik itu pisang maupun bahan-bahan lainnya. Sehingga dia berharap pemerintah membatalkan rencana pencabutan subsidi gas elpiji 3 kg.
Senada dengan itu, salah satu penjual kopi di Praya, Haeroji Parlan bahkan berharap agar harga gas elpiji 3 kg tersebut diturunkan bukan malah dinaikkan.
Cabai 50 ribu krna musim hujan. Produksi cabai berkurang. Dulu 30 ribu. Cabai rawit. Sembako tidak mengalami kenaikan. Kalau harganya bertambah dengan dicabutnya harga subsidi tersebut akan membuatnya semakin kesulitan lantaran penghasilan yang diperoleh dari berjualan kopi juga tidak terlalu besar.(7/3).








