Panitia Tunjukkan Soliditas, Perayaan Hari Kartini IPPAT NTB Berlangsung Sukses dan Berkualitas
dibaca 5 kali
RADIO LOMBOK FM,Mataram — Peringatan Hari Kartini yang dirangkaikan dengan kegiatan upgrading dan halal bihalal yang digelar Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) berlangsung tertib dan sarat makna. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kapasitas profesional para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di tengah dinamika regulasi pertanahan.
Ketua Panitia, Baiq Sofia Ramdhani, SH MKn, menjadi sosok kunci di balik terselenggaranya rangkaian acara tersebut. Ia mengoordinasikan seluruh tahapan kegiatan, mulai dari penyusunan konsep hingga pelaksanaan teknis di lapangan secara terstruktur.
Menurutnya, agenda upgrading yang dilaksanakan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi dirancang sebagai ruang peningkatan kompetensi yang menitikberatkan pada kepatuhan terhadap regulasi serta kode etik profesi PPAT.
Dalam sambutannya, Baiq Sofia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan organisasi dalam menjaga profesionalitas anggota. Ia juga mengaitkan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai inspirasi dalam mendorong peran perempuan, khususnya di sektor hukum dan pertanahan.
Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber perempuan yang menempati posisi strategis di NTB, baik dari unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, maupun otoritas pertanahan. Kehadiran para pemateri tersebut dinilai memperkuat substansi kegiatan, terutama dalam aspek mitigasi risiko hukum, validasi data yuridis, serta penguatan integritas dalam menjalankan jabatan PPAT.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah IPPAT NTB, Saharjo, memberikan apresiasi atas kinerja panitia. Ia menilai kegiatan tersebut berhasil diselenggarakan dengan standar profesional yang tinggi serta mampu mengintegrasikan aspek akademik, praktis, dan organisatoris secara seimbang.
“Panitia menunjukkan kapasitas organisasi yang solid. Kegiatan ini strategis karena tidak hanya meningkatkan kompetensi anggota, tetapi juga menjaga marwah profesi PPAT,” ujarnya.
Peserta kegiatan terdiri dari anggota PPAT dan calon anggota (ALB), tidak hanya berasal dari NTB, tetapi juga dari luar daerah. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap forum peningkatan kapasitas yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, IPPAT NTB menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan profesionalisme anggota, sekaligus memperkuat peran organisasi dalam menjaga kepastian dan perlindungan hukum di bidang pertanahan.








