Longgarnya Pengawasan Membuat Siswa Berbuat Curang
dibaca 1,048 kali
RADIO LOMBOK FM – MATARAM , Longgarnya pengawasan ujian nasioanal sangat disayangkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB Ir. H. Rosyadi Sayuti, M.Sc, terlebih di hari pertama ujian nasional tinggkat SMP sederajat Ombudsman RI Perwakilan NTB menemukan longgarnya pegawasan pada saat ujian berlangsung.
Rosyadi Sayuti mengatakan kalau memang longgarnya pengawasan betul itu terjadi sangat di sayangkan. Ia meminta kepala sekolah dan para guru untuk bertanggung jawab. Karena bagaimanapun longgarnya pengawasan itulah yang membuat para siswa memendapatkan peluang untuk berbuat curang, seperti membuat contekan ataupun bekerjasama dengan temannya. “Longgarnya pengawasan itu sangat saya sayangkan kalau memang itu betul terjadi, saya minta kepala sekolah, para guru bertanggung jawab.
Karena bagaimanapun longgarnya pengawasan itulah yang memberikan peluang anak-anak kita untuk berbuat curang, apakah itu membuat contekan, bekerjasama dan sebagainya”, ujar Rosiyadi kepada LOMBOK FM di Mataram (10/05/2016). Namun Rosiyadi menduga kejadian itu ulah para oknum. Akan tapi bagaimanapun itu menurutnya harus tetap dilakukan tindakan.
Ia juga meminta kepada kepala sekolah utnuk menegur kalau ada guru masing-masing sekolah yang tidak serius apalagi sengaja membiarkan siswanya bekerjasama atau mencontek.
Dan jika benar-benar ada sekolah yang terbukti membiarkan kelonggaran dalam pengawasan ujian maka akan dilakukan pembinaan kepada sekolah yang bersangkutan, karena bagaimanapun pengawasan ujian itu bagian dari proses pendidikan. “Proses pembelajaran sehingga tidak boleh seorang guru membiarkan anak-anaknya bekerjasama atau membuka hape atau membuka jawaban di dalam ruangan ujian tidak boleh sama sekali”, ujarnya. (006|005)









