Nilai Akademik Tinggi Belum Cukup, Abata Lombok Siapkan Anak Menjadi Pemimpin Masa Depan
dibaca 2 kali
RADIO LOMBOK FM,MATARAM – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya capaian akademik peserta didik, muncul tantangan baru yang menjadi perhatian dunia pendidikan, yakni menurunnya kepercayaan diri, keberanian berpendapat, serta kemampuan anak dalam mengambil keputusan secara mandiri.
Fenomena ini terlihat dari masih banyaknya anak yang mampu meraih nilai akademik tinggi, namun merasa ragu menyampaikan ide, takut melakukan kesalahan, mudah terpengaruh lingkungan, dan belum memiliki pendirian yang kuat. Kondisi tersebut mendorong berbagai lembaga pendidikan untuk memberikan perhatian lebih pada pembentukan karakter, termasuk SEKOLAH ABATA LOMBOK.
Bagi SEKOLAH ABATA LOMBOK, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik semata. Sekolah meyakini bahwa pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat, integritas, keberanian, dan kemampuan memimpin diri sendiri sejak usia dini.
Pengelola pendidikan di SEKOLAH ABATA LOMBOK menilai bahwa tantangan generasi masa depan bukan hanya persaingan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga kemampuan menjaga nilai-nilai kehidupan, mengelola emosi, berkomunikasi dengan baik, serta mengambil keputusan yang tepat di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh media sosial.
Karena itu, sekolah menghadirkan berbagai program yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai rapor, tetapi juga penguatan karakter melalui kegiatan kepemimpinan, public speaking, literasi, kewirausahaan, kerja sama tim, hingga pembiasaan tanggung jawab dalam aktivitas sehari-hari.
Kepala SD IT ABATA LOMBOK II, Bunda Lia Oktavia, S.Pd., Gr., menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membantu peserta didik menemukan dan mengembangkan potensi terbaiknya.
“Kami meyakini bahwa tugas sekolah bukan hanya mengajarkan anak membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga membangun keberanian, kepercayaan diri, tanggung jawab, serta kemampuan mengambil keputusan yang baik. Anak-anak perlu dibimbing agar tidak mudah ikut-ikutan, melainkan mampu berpikir kritis dan memiliki pendirian yang kuat,” ujarnya.
Menurutnya, karakter kepemimpinan tidak terbentuk secara instan atau hanya melalui teori di dalam kelas. Karakter tersebut tumbuh melalui proses pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
“Di SD IT ABATA LOMBOK II, kami berupaya menciptakan lingkungan belajar yang memberikan ruang bagi anak untuk bertanya, berpendapat, memimpin kegiatan, bekerja sama, dan belajar dari kesalahan. Kami percaya pemimpin masa depan lahir dari kebiasaan-kebiasaan baik yang dibangun setiap hari,” tambahnya.
SEKOLAH ABATA LOMBOK memandang bahwa keberhasilan pendidikan yang sesungguhnya adalah ketika seorang anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, memiliki tujuan hidup yang jelas, menjaga integritas, serta berani mengambil keputusan yang benar meskipun tidak selalu menjadi pilihan yang paling mudah.
Bunda Lia berharap setiap peserta didik yang menempuh pendidikan di ABATA tidak hanya tumbuh sebagai anak yang unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter, keberanian, dan integritas yang kuat untuk menjadi generasi penerus yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Di era digital yang penuh tantangan saat ini, kemampuan memimpin diri sendiri dinilai menjadi bekal yang sama pentingnya dengan kemampuan akademik. Sebab, bangsa ini tidak hanya membutuhkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga generasi yang memiliki karakter kuat, keberanian moral, kemampuan berpikir mandiri, serta kesiapan menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri maupun lingkungan sekitarnya.
Melalui pendekatan pendidikan yang menyeimbangkan antara prestasi akademik dan pembentukan karakter, SEKOLAH ABATA LOMBOK terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak sekadar pandai mengikuti arahan, tetapi juga mampu menentukan arah hidupnya dengan ilmu, integritas, dan keberanian yang kuat.








