joget sengkerang berbuntut panjang
dibaca 2,531 kali
RADIO LOMBOK FM – Sekitar 30-han orang warga Desa Semoyang pada sekitar pukul 4 pagi pada Senin (10/8/2015) menyerbu ke Desa Sengkerang. Hal itu buntut dari rasa sakit hati warga Semoyang akibat dari terbunuhnya salah seorang warga mereka secara tragis dan dipenuhi luka robek disekujur tubuhnya saat menonton Joget Ale-ale di Desa Sengkerang.
Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP.Muhammad Tauhid mengungkapkan, serbuan warga Semoyang yang tidak terima atas kematian salah seorang warganya dipagi buta itu, bisa dihalau oleh aparat Polres yang dibantu oleh Satbrimob polda NTB.”Kita menghadang warga yang menyerbu itu diperbatasan. Mereka tidak bisa masuk dan dihalau juga oleh warga,”ungkapnya.
Walau demikian, sejumlah rumah warga Desa Sengkerang yang terletak disekitar perbatasan desa yang saling berbatasan dan sama –sama masuk dalam wilayah kecamatan praya timur tersebut mengalami kerusakan akibat lemparan batu dari warga Semoyang yang menyerang.”Kami juga sempat menyemprotkan gas air mata kearah warga yang menyerbu dan akhirnya warga membubarkan diri,”terangnya.|001|0056








