Saharjo Ajak PPAT NTB Perkuat Integritas di Momentum HUT RI ke-81
dibaca 1 kali
RADIO LOMBOK FM,MATARAM — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk merefleksikan makna kemerdekaan, termasuk bagi para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Nusa Tenggara Barat, Dr. Saharjo, S.H., M.Kn., M.H., menegaskan pentingnya menjaga semangat kemerdekaan melalui profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.
Menurut Saharjo, kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui upacara dan perayaan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Bagi PPAT, hal tersebut tercermin melalui pelayanan yang profesional, pemberian kepastian hukum, serta komitmen menjaga kepercayaan publik.
“Di balik setiap akta yang dibuat terdapat hak-hak masyarakat yang harus dilindungi. Karena itu, kepastian hukum dan kepercayaan publik menjadi tanggung jawab yang harus dijaga dengan penuh integritas,” ujar Saharjo, Minggu (17/8/2026).
Ia menambahkan, keberadaan IPPAT NTB harus semakin memperkuat peran organisasi profesi yang tidak hanya memberikan manfaat bagi para anggotanya, tetapi juga mampu berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Saharjo menilai semangat kemerdekaan harus menjadi pengingat bahwa setiap profesi memiliki tanggung jawab dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Bagi PPAT, tanggung jawab tersebut diwujudkan melalui pelayanan yang jujur, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kemerdekaan adalah warisan para pendiri bangsa yang harus terus dijaga. Salah satu cara menjaganya adalah dengan memegang teguh integritas dalam setiap pengabdian yang kita lakukan,” tegasnya.
Dalam momentum Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 ini, Saharjo juga mengajak seluruh PPAT di NTB untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat komitmen terhadap etika profesi demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.








