Darurat, Sekolah Dikepung Iklan Rokok
dibaca 783 kali
RADIO LOMBOK FM, Mataram – Video yang berjudul “Darurat! Sekolah Dikepung Iklan Roko” itu di launching oleh Galang Anak Semesta (GAGAS) Mataram (20/02/2017), video berdurasi lebih dari 11 menit itu memaparkan bagaimana cara perusahaan rokok menarget anak-anak sekolah sebagai konsumen baru mereka.
Ketua GAGAS Foundation Azhar Zaini mengatakan, pada tahun 2016, Gagas Foundation besama Lentera Anak (Jakarta) dan Ruandu Foundation (Padang) melakukan monitoring di 5 kota (Mataram, Padang, Bekasi, Tangerang Selatan dan Kabupaten Bogor) dan menemukan sebanyak 61 merk iklan rokok yang mengepung sekolah-sekolah di 5 kota ini.
Gerakan yang sangat massive dilakukan perusahaan rokok ini tergambar jelas dalam video investigasi berjudul “Darurat, Sekolah dikepung iklan rokok!”. Video investigasi yang diambil di Kota Mataram ini merupakan gambaran yang juga terjadi di kota-kota lainnya di Indonesia. Sekolah-sekolah dikepung oleh iklan rokok, anak sekolah setiap hari terpapar iklan rokok saat akan berangkat dan pulang sekolah, membuat rokok menjadi hal yang biasa dan normal sehingga anak-anak dengan mudah terbujuk untuk mencoba merokok.
Tak hanya di sekolah, iklan rokok juga memenuhi tempat berkumpul anak muda seperti Taman Sangkareang, Mataram, seperti yang digambarkan dalam video tersebut. “Merespon keadaan ini, 30 sekolah di Mataram sudah bergerak melakukan kampanye #Tolak Jadi Target dimana para pelajar, guru dan masyarakat sekitar sekolah melawan taktik curang perusahaan rokok ini dengan berbagai aksi, mulai dari sosialisasi, aksi kreatif hingga menurunkan iklan rokok yang ada di sekitar sekolah”, papar Azhar di Mataram (20/02/2017).
Saat ini sudah 22 sekolah di Mataram berhasil menurunkan iklan rokok di sekitar sekolah dan menggantinya dengan spanduk yang dibuat sekolah dengan pesan positif, tutupnya. |006|017|











