Dari Radio ke Hati, One Hadist One Weekend Tumbuhkan Karakter Anak
dibaca 44 kali
RADIO LOMBOK FM,Lombok – Program One Hadist One Weekend yang diinisiasi Taman Kanak-Kanak Abata bersama RADIO LOMBOK FM menjadi bukti nyata sinergi pendidikan dan media dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan siaran edukatif bernuansa keislaman, tetapi juga menjadi bagian dari strategi besar penguatan kelembagaan Abata Lombok.
Kemitraan yang terjalin dalam satu grup ini dinilai sebagai langkah konkret menuju pembentukan konsorsium yayasan pengelola pendidikan Abata. Melalui model kolaboratif tersebut, setiap lini — mulai dari kurikulum, pembinaan keislaman, media edukasi, hingga pengembangan karakter — diarahkan dalam satu visi yang selaras dan berkelanjutan.
Direktur Keislaman Abata Lombok, Richa, menyampaikan bahwa integrasi antarunit merupakan fondasi penting dalam membangun tata kelola pendidikan yang lebih solid.“Sinergi antara sekolah, media, dan pembinaan karakter adalah wujud kesiapan kami menuju sistem yang lebih terstruktur. Konsorsium bukan sekadar rencana, melainkan kebutuhan untuk memastikan seluruh elemen berjalan dalam satu arah dan saling menguatkan,” jelasnya.
Program ini pun mendapat respons positif dari para orang tua siswa. Mereka mengaku bangga melihat anak-anak tampil percaya diri membacakan hadis melalui siaran radio. Salah satu wali murid menyebut pengalaman tersebut bukan hanya melatih keberanian, tetapi juga menumbuhkan semangat anak dalam menghafal serta memahami ajaran Rasulullah.
Orang tua lainnya menilai pendekatan pembelajaran yang melibatkan ruang publik membuat pendidikan terasa lebih hidup dan berdampak nyata di lingkungan keluarga.
“Biasanya anak belajar di kelas, tapi di Abata mereka membawa nilai-nilai itu ke masyarakat. Kami melihat perubahan dalam sikap, adab, dan rasa percaya diri anak semakin baik,” tuturnya.
Dukungan keluarga menjadi kekuatan utama keberlanjutan program ini. One Hadist One Weekend bukan hanya media pembinaan karakter, tetapi juga jembatan kolaborasi antara sekolah dan orang tua.
Dengan langkah terarah ini, Abata Lombok semakin menegaskan komitmennya membangun sistem pendidikan yang profesional, terintegrasi, dan berorientasi jangka panjang melalui pembentukan konsorsium yayasan yang kokoh dan berdaya saing.








