SMA Abata Lombok Ukir Prestasi Lewat Film Pendek, Raih Penghargaan Tingkat Provinsi
dibaca 2 kali
RADIO LOMBOK FM,MATARAM — SMA Abata Lombok kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Melalui ajang Lomba Film Pendek Museum Begawe Vol. 3 Museum Negeri NTB 2026, sekolah tersebut berhasil meraih Juara Harapan I dan memperoleh uang pembinaan sebesar Rp3 juta.
Prestasi ini diraih berkat karya kreatif para siswa yang tergabung dalam tim produksi film pendek yang dipimpin oleh Maryam, siswi kelas XI. Dalam prosesnya, tim mendapatkan pendampingan dari Jihana Wiyandanu, S.Pd., Gr. selaku guru pembimbing.
Kepala SMA Abata Lombok, Ricca Veronica, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mendorong siswa untuk berkembang tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga kreativitas dan kepemimpinan.
“Pendidikan tidak hanya tentang kemampuan menjawab soal. Kami ingin siswa memiliki keberanian untuk berpikir kritis, berkolaborasi, memimpin, dan menghasilkan karya yang bernilai. Melalui film ini, mereka belajar menyampaikan cerita tentang NTB dengan cara yang kreatif,” ujarnya.
Menurut Ricca, penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa ruang berekspresi yang diberikan kepada siswa mampu melahirkan karya yang membanggakan sekaligus memperkuat rasa cinta terhadap budaya dan daerahnya.
Sementara itu, guru pembimbing Jihana Wiyandanu menegaskan bahwa peran guru dalam kegiatan tersebut lebih sebagai fasilitator yang mendukung proses kreatif siswa.
“Anak-anak menjadi aktor utama dalam seluruh proses. Mereka melakukan riset, menyusun konsep, bekerja dalam tim, hingga menyelesaikan produksi film. Dari sana mereka belajar banyak hal, mulai dari disiplin hingga kemampuan bekerja sama,” katanya.
Bagi Maryam, penghargaan yang diraih timnya menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan di bidang perfilman maupun kreativitas lainnya.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas hasil yang diperoleh. Namun, ini bukan titik akhir. Justru menjadi penyemangat bagi kami untuk terus belajar dan menghasilkan karya yang lebih baik di masa mendatang,” ungkapnya.
Prestasi tersebut sekaligus mempertegas komitmen SMA Abata Lombok dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap budaya.
Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelestarian budaya, para siswa tidak hanya belajar memahami warisan daerahnya, tetapi juga turut berperan dalam memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas melalui karya-karya inovatif.








