Published On: Mon, Oct 27th, 2025

Sekolah Abata Lombok Rayakan HUT ke-16: Enam Belas Tahun Tumbuh dan Berbagi Bahagia

dibaca 32 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM,Lombok, 26 Oktober 2025 — Sekolah Abata Lombok merayakan Hari Ulang Tahun ke-16 dengan penuh kebersamaan dan semangat berbagi. Perayaan ini menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang lembaga pendidikan yang telah tumbuh menjadi salah satu sekolah unggulan di Nusa Tenggara Barat, dengan lebih dari 1.500 siswa dari jenjang Kelompok Bermain hingga SMA.

Kegiatan HUT tahun ini dikemas dalam tajuk “Abata Warna-Warni ke-16”, yang menggambarkan semangat keberagaman, kreativitas, dan keceriaan seluruh siswa. Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Ketua Ombudsman RI Perwakilan Nusa Tenggara Barat, Bapak Dwi Sudarsono, S.H.

Ketua Yayasan Sekolah Abata Lombok, Dr. Saharjo, S.H.,M.Kn., M.H menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta dukungan Bapak Dwi Sudarsono dalam kegiatan ini.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Ketua Ombudsman NTB, Bapak Dwi Sudarsono, S.H., yang telah berkenan membuka acara Abata Warna-Warni ke-16. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar Abata Lombok untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat,” ujar Saharjo.

Kegiatan HUT tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan edukatif, mulai dari penyaluran ratusan paket sembako kepada masyarakat sekitar, kegiatan kreatif Parent Class bersama orang tua, hingga pelatihan guru bertema Deep Learning Berbasis AI yang menghadirkan narasumber nasional.

Dalam sambutannya, Saharjo menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 16 tahun Abata Lombok.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua pihak — guru, orang tua, siswa, masyarakat, dan mitra — yang telah membantu kelancaran perayaan HUT ke-16 Sekolah Abata Lombok. Perjalanan ini tidak mudah, namun kebersamaan dan semangat melayani menjadi sumber kekuatan kami untuk terus berinovasi dan memberi manfaat lebih luas,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan Abata bukan hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah menumbuhkan karakter, empati, dan kemandirian siswa.

“Abata bukan hanya tempat belajar, tetapi tempat tumbuh bersama dalam nilai-nilai kebaikan dan kepedulian sosial,” tegasnya.

Guru SD Abata Lombok, Fitri Handayani, turut mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari perjalanan panjang sekolah.

“Abata mengajarkan kami bahwa pendidikan sejati bukan hanya soal mengajar, tetapi juga menumbuhkan. Kami tumbuh bersama anak-anak dan belajar setiap hari untuk menjadi pendidik yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Rafiq, siswa kelas IX SMP Abata, mengaku bangga menjadi bagian dari keluarga besar Abata.

“Sekolah ini seperti rumah kedua. Guru-guru selalu mendukung kami bukan hanya untuk pintar, tapi juga untuk berani bermimpi dan berbuat baik,” katanya penuh semangat.

Hal senada disampaikan Nur Aini, salah satu orang tua siswa, yang menilai Abata tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas anak.

“Kami merasa tenang menitipkan anak di Abata. Nilai-nilai yang ditanamkan selaras dengan harapan kami sebagai orang tua,” ujarnya.

Perayaan HUT ke-16 ini ditutup dengan doa bersama dan kegiatan Abata Berbagi Bahagia, sebagai bentuk komitmen Sekolah Abata Lombok untuk terus menebar manfaat bagi lingkungan sekitar dan menjadi lembaga pendidikan yang bermakna bagi masyarakat.

Menutup perayaan tersebut, Saharjo menyampaikan pesan reflektif:

“Tak ada gading yang tak retak. Yang selalu memperbaiki dirilah yang menjadi pemenangnya. Karena kesempurnaan bukanlah tanpa cela, tetapi keberanian untuk terus memperbaiki setiap kekurangan.”

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah