Published On: Mon, Apr 27th, 2026

Kasus Dump Truck DLH Loteng Mengerucut, Kejari Tunggu Angka Kerugian Negara Untuk Umumkan Tersangka

dibaca 1 kali

RADIO LOMBOK FM,PRAYA — Penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan dump truck dan arm roll di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Tengah kian mengerucut. Kejaksaan Negeri Lombok Tengah memastikan, penetapan tersangka tinggal menunggu hasil audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Perkara dengan nilai anggaran mencapai Rp 5 miliar tersebut diduga sarat penyimpangan. Proses penyidikan pun terus dikebut sejak diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRIN-602/N.2.11/Fd.2/04/2026.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lombok Tengah, Alfa Dera, mengungkapkan bahwa tim penyidik dari Seksi Tindak Pidana Khusus yang dipimpin Kasi Pidsus Dimas Praja Subroto telah mengumpulkan sejumlah alat bukti penting.

“Lebih dari 20 saksi sudah kami periksa. Prosesnya masih berjalan dan terus kami dalami,” ujar Dera, Senin (27/4).

Menurutnya, saat ini fokus utama penyidik adalah menunggu hasil resmi perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP. Nilai tersebut akan menjadi dasar kuat dalam menentukan pihak yang harus bertanggung jawab.

“Kami optimistis dalam waktu dekat hasil audit akan keluar. Setelah itu, penetapan tersangka segera dilakukan,” tegasnya.

Dera juga memastikan bahwa proses hukum berjalan tanpa intervensi dan sepenuhnya mengacu pada alat bukti yang sah. Ia sekaligus memperingatkan adanya potensi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dari situasi tersebut.

“Jangan percaya pada oknum yang mengaku bisa mengurus perkara ini. Semua itu tidak benar. Penanganan kasus ini transparan dan bisa diawasi,” katanya.

Lebih jauh, ia mengingatkan agar pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus ini tidak tergoda dengan janji-janji dari pihak tertentu.

“Ini menyangkut uang rakyat. Tidak ada ruang untuk permainan. Semua akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya dengan tegas.

Kasus ini sendiri menjadi sorotan publik, mengingat nilai anggaran yang besar serta dugaan praktik korupsi dalam pengadaan barang di sektor pelayanan publik. Masyarakat kini menanti langkah tegas Kejari Lombok Tengah dalam mengungkap pihak-pihak yang terlibat.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah