Published On: Fri, May 15th, 2026

RAKERNAS II IPPAT 2026 Jadi Momentum Transformasi, IPPAT NTB Dorong PPAT Lebih Adaptif di Era Digital

dibaca 2 kali

RADIO LOMBOK FM,Mataram — Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Nusa Tenggara Barat (IPPAT NTB) menilai pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) II IPPAT Tahun 2026 di Tangerang, Banten, akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah masa depan profesi PPAT di Indonesia.

Bagi IPPAT NTB, forum nasional tersebut tidak sekadar agenda evaluasi dan penyusunan program kerja organisasi, tetapi menjadi titik strategis untuk memperkuat posisi PPAT di tengah transformasi besar sistem pertanahan nasional yang kini bergerak menuju layanan berbasis digital dan elektronik.

Ketua Pengurus Wilayah IPPAT NTB, Dr. Saharjo, S.H., M.Kn., M.H., mengatakan perkembangan digitalisasi pertanahan telah mengubah pola kerja profesi PPAT secara signifikan. Menurutnya, tantangan profesi saat ini bukan hanya soal kemampuan administrasi dan penyusunan akta, melainkan juga kemampuan membaca perubahan sistem serta menjaga kepastian hukum di era layanan elektronik.

“PPAT harus mampu beradaptasi dengan percepatan teknologi. Yang dibutuhkan ke depan bukan hanya kemampuan teknis membuat akta, tetapi juga kemampuan memahami risiko hukum digital dan menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, profesi PPAT saat ini sedang berada dalam fase perubahan besar menuju profesi yang lebih strategis dan berorientasi pada penguatan kepastian hukum pertanahan nasional.

Karena itu, IPPAT NTB berharap RAKERNAS II IPPAT 2026 mampu melahirkan gagasan besar dan peta jalan baru bagi penguatan profesi PPAT di era transformasi pelayanan publik berbasis teknologi.

Menurut Saharjo, jika profesi tidak mampu melakukan peningkatan kualitas dan kompetensi, maka keberadaan PPAT dikhawatirkan perlahan akan tergeser oleh sistem yang semakin modern dan otomatis.

“PPAT harus menjadi penjaga kualitas kepastian hukum pertanahan, bukan sekadar pelaksana administrasi,” tegasnya.

Di tingkat daerah, IPPAT NTB kini mulai mendorong penguatan kapasitas anggota melalui peningkatan kompetensi hukum digital, penguatan etika profesi, perbaikan kualitas pelayanan, serta pembentukan pola pikir profesi yang lebih progresif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain itu, IPPAT NTB juga mulai mengembangkan forum-forum ilmiah yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari keamanan data pertanahan elektronik, mitigasi sengketa digital, sinkronisasi regulasi, hingga tantangan masa depan profesi PPAT dalam sistem pertanahan nasional yang terintegrasi.

RAKERNAS II IPPAT Tahun 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Agustus 2026 di Tangerang, Banten. Forum tersebut dipandang sebagai salah satu agenda profesi paling penting dalam beberapa tahun terakhir karena akan menentukan kesiapan PPAT menghadapi revolusi pelayanan pertanahan berbasis digital.

Bagi IPPAT NTB, RAKERNAS bukan hanya ajang konsolidasi organisasi, tetapi momentum membangun generasi baru PPAT Indonesia yang lebih modern, profesional, adaptif, dan tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga kepastian hukum pertanahan nasional.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah