Published On: Sat, Feb 1st, 2020

Pasar Renteng Mulai Dibangun

dibaca 558 kali
Share This
Tags
RADIO LOMBOK FM,Lombok Tengah –  Pasar Renteng, Praya, Kabupaten Lombok Tengah akhirnya mulai dibangun kembali pasca mengalami kebakaran pada tahun 2018 lalu. Pembangunan pasar Renteng ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kabupaten Lombok Tengah, H. Suhaili FT bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat, Jum’at (31/1) pagi di areal pasar Renteng yang sudah siap dibangun.
 
Bupati Kabupaten Lombok Tengah, H. Suhaili FT usai peletakan batu pertama pembangunan pasar Renteng mengatakan, anggaran pembangunan pasar Renteng mencapai Rp 114 milyar yang bersumber dari APBN dan ditarget tuntas pada Desember 2020.  Pasar Renteng akan dibangun dengan konsep “green building” yang baru pertama kali diterapkan di Provinsi NTB. Sedangkan secara nasional, baru dua pasar yang telah menerapkan konsep bangunan hijau tersebut.
 
“Ini kontraknya sampai 31 Desember. Dan Insya Allah 28 Desember ini sudah clear. Ini adalah pasar bangunan hijau. Di NTB ini baru pertama kali. Di Indonesia ini baru ada dua. Kemudian, ini pasar tradisional tapi fasilitasnya modern”,katanya.
 
Dia melanjutkan, pasar Renteng akan berdiri di atas lahan seluas 2,4 ribu hektar. Sedangkan luas keseluruhan lahan mencapai 5 hektar. Pasar Renteng akan dibangun dua lantai dan akan menampung semua pedagang yang ada saat ini yang mencapai 1.719 orang pedagang. Semua pedagang yang ada sudah terdata dan prioritas tetap pedagang dari Lombok Tengah.
 
Pemerintah akan menyiapkan berbagai fasilitas bagi pedagang dan juga masyarakat yang datang berbelanja ke pasar Renteng. Diantaranya adalah pedagang tidak akan lagi berjualan dengan duduk lesehan seperti yang terjadi saat ini. Di samping itu, pasar tradisional tersebut akan menyiapkan fasilitas modern seperti layanan kesehatan, musholla,  ruang laktasi hingga tempat penitipan anak. 
 
Menurut dia, pemerintah tidak terlalu mematok Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari para pedagang di pasar Renteng. Karena yang paling penting adalah tersedia fasilitas untuk perputaran ekonomi dan mengentaskan angka kemiskinan di Lombok Tengah. “Yang penting perut masyarakat terisi. Yang penting pelayanan kepada masyarakat bagus”,kata Suhaili.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya mengatakan, pasar Renteng akan menjadi pasar termegah di NTB dan akan dibangun dengan konsep bangunan hijau. Dimana, akan ada efisiensi terhadap berbagai sumber daya yang digunakan untuk bangunan pasar, baik itu energi listrik, air, dan sumber daya lain untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
 
“Jadi semuanya diperhatikan sampai sanitasi dan lainnya untuk bangunan hijau”,katanya.(07/01)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah