Bank Sampah Sade Resmi Beroperasi, Otsuka Dorong Pengelolaan Wisata Berkelanjutan di Lombok Tengah
dibaca 26 kali
RADIO LOMBOK FM,Lombok Tengah, 12 Desember 2025 — PT Amerta Indah Otsuka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui peresmian Bank Sampah di Dusun Sade, Desa Rembitan, Lombok Tengah. Fasilitas ini menjadi bagian dari program Otsuka Blue Planet yang berfokus pada peningkatan kesadaran dan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.
Bank Sampah di Dusun Sade hadir tidak hanya sebagai sarana pengumpulan dan pemilahan sampah rumah tangga, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam menciptakan destinasi wisata adat yang lebih bersih, sehat, dan berdaya saing. Program ini turut melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, akademisi, serta masyarakat lokal dalam kerangka besar pengembangan Eco Village.
Corporate Communications Director PT Amerta Indah Otsuka, Sudarmadi Widodo, menjelaskan bahwa besarnya volume sampah di NTB — mencapai lebih dari 600 ribu ton per tahun, dan lebih dari 150 ribu ton di Lombok Tengah — mendorong pihaknya menghadirkan program pendampingan pengelolaan sampah. “Melalui Eco Village, kami ingin membantu masyarakat membangun kebiasaan memilah sampah organik, nonorganik, dan residu secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Ir. H. Ahmadi, SP1, memberikan apresiasi atas kontribusi PT Amerta Indah Otsuka. Ia menyebut hadirnya Bank Sampah ini sebagai langkah penting dalam memperkuat pengelolaan lingkungan, khususnya di kawasan wisata adat Sade. “Kami berharap program ini bisa diterapkan di dusun-dusun lain dan memberi manfaat lebih luas bagi kelestarian lingkungan di Lombok Tengah dan NTB,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Lalu Sungkul, S.Pd, menilai fasilitas Bank Sampah sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan destinasi wisata. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah masih menjadi tantangan utama di kawasan wisata, sehingga peran program Eco Village dinilai sangat penting.
Peresmian ini diharapkan menjadi pemicu perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat keberlanjutan kawasan wisata Sade. “Semoga fasilitas ini dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung pariwisata Sade menjadi lebih bersih dan berkelanjutan,” tutup Widodo.









