Pengerukan Labuhan Haji Molor, Dewan Minta Pemkab Lotim Putuskan Kontrak
dibaca 949 kali
RADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – Terkait dengan pengerukan Pelabuhan Labuhan Haji yang sampai saat ini tidak kunjung dikerjakan, padahal target selesai pengerjaan sampai tanggal 9 desember mendatang. Dengan kondisi tersebut cukup membuat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur H. Daeng Paelori geram.
‘’putuskan saja kontraknya, kalau kinerja mereka seperti ini’’, pintanya kepada Pemerintah Kabupaten Lotim Rabu (23/11/2016).
Daeng Paelori kepada RADIO LOMBOK FM menyalahkan pihak PU dalam hal tersebut, ia mengannggap bahwa pihak PU lalai dalam menyepakati peroses tender, sayangnya lagi kenapa proyek tersebut tidak ditender jauh hari kenapa harus akhir tahun.
‘’kenapa tidak dari juni atau bulan maret pihak PU melakukan proses tender tersebut, kenapa harus mau mendekati akhir tahun, pekerjaan ini pasti akan gagal’’, cetusnya.
Selain menyalahkan PU Daeng juga menyalahkan perusahaan, apakah mereka memiliki kemampuan dalam mengerjakan proyek tersebut, kalau bisa silahkan tunjukan keprofesionalan dalam bekerja, pintanya kepada pihak perusahaan.
Tuturnya Daeng, padahal proyek ini semenjak tahun 2015 itupun dulu pengerjaannya gagal, dan sekarang ditahun ini lagi pengerjaananya gagal.
‘’kegagalan yang dulu ternyata tidak dijadikan pelajaran oleh pihak PU, sangat disesalkan memang’’, ungkapnya.
Ditempat lain Bupati Lotim H. Moch. Ali Bin Dachlan dikonfiirmasi RADIO LOMBOK FM mengatakan pengerjaan pengerukan tersebut belum terbayarkan sepeserpun, pihak perusahaan tidak bekerja maka mereka yang rugi tidak mendapatkan uang.
‘’intinya sepeserpun saya tidak berikan uang kepada perusahaan itu ya, dia tidak bekerja maka dia tidak dapat uang ya, kenapa kita repot-repot ya, itu saja’’, jelasnya Ali dengan nada khasnya. |002|058|.









