Kolaborasi MGPA dan GEKRAFS Buka Peluang Baru bagi Pelaku Ekonomi Kreatif NTB
dibaca 1 kali
RADIO LOMBOK FM,MANDALIKA — Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 tidak hanya menjadi panggung balap motor dunia, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi pelaku ekonomi kreatif di Nusa Tenggara Barat (NTB). Melalui kolaborasi antara PT MGPA Nusantara Jaya (MGPA) dan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) NTB, berbagai produk kreatif lokal akan hadir sebagai bagian dari official merchandise ajang internasional tersebut.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada Sabtu (22/8). Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari program konsinyasi merchandise yang telah berjalan pada Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025.
Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola, menegaskan bahwa penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia tidak semata menghadirkan kompetisi balap kelas dunia, tetapi juga menjadi sarana untuk menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan produk kreatif lokal dalam official merchandise merupakan langkah nyata untuk memberikan ruang promosi sekaligus memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha kreatif di daerah.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya tentang balapan, tetapi juga tentang bagaimana event ini membuka peluang bagi berbagai sektor untuk tumbuh. Melalui kerja sama dengan GEKRAFS, kami ingin memberikan ruang bagi karya kreatif lokal untuk hadir dalam pengalaman pengunjung sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Ananda.
Dalam skema kerja sama tersebut, produk-produk yang telah lolos proses kurasi dan mendapatkan persetujuan desain akan dipasarkan melalui Circuit Store di Pertamina Mandalika International Circuit. Selain itu, produk juga akan tersedia melalui kanal penjualan daring yang dikelola MGPA.
Kehadiran merchandise berbasis karya kreatif NTB diharapkan dapat menjadi pilihan bagi wisatawan dan penonton untuk membawa pulang produk khas daerah sebagai bagian dari pengalaman mereka selama menyaksikan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Ketua DPW GEKRAFS NTB, Yeyen Seprian Rachmat, menilai event internasional yang digelar di The Mandalika menjadi momentum penting bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan hasil karya mereka kepada pasar nasional maupun internasional.
Ia menyambut baik keberlanjutan sinergi bersama MGPA dan berharap kesempatan tersebut dapat memacu lahirnya lebih banyak produk kreatif berkualitas yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sebagai pengembang dan pengelola kawasan The Mandalika, ITDC bersama seluruh entitas dalam ITDC Group terus berupaya memastikan setiap event internasional yang digelar mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar. Berbagai kolaborasi pun terus diperkuat menjelang pelaksanaan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026.
Selain menghadirkan tontonan balap kelas dunia, ajang tersebut juga diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB.








