Published On: Tue, Dec 2nd, 2025

Sekolah Abata Lombok Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak Lewat Bimbingan Teknis Pencegahan Kekerasan

dibaca 1 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM,Lombok, 2 Desember 2025 — Komitmen memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan kembali ditegaskan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberian Layanan Pendampingan untuk Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi bagi jenjang Sekolah Dasar se-Kota Mataram yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Mataram.

Sebanyak 109 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru, pendidik inklusi, dan pengawas sekolah turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Bimtek tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan sekolah dalam melakukan deteksi dini, pencegahan, serta pendampingan berkelanjutan terhadap berbagai bentuk kekerasan yang mungkin muncul di lingkungan belajar.

Salah satu peserta, Dr. Saharjo, yang hadir mewakili Sekolah Abata Lombok, menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya memastikan sekolah benar-benar menjadi ruang aman bagi setiap anak.

“Anak-anak datang ke Abata bukan hanya untuk belajar, tetapi untuk merasa aman, dihargai, dan diterima. Setiap guru adalah benteng pertama keselamatan mereka. Jika ada satu saja anak yang mengalami perundungan, maka ada nilai yang gagal kita jaga,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Sekolah Abata Lombok tidak boleh menoleransi bentuk kekerasan sekecil apa pun. Menurutnya, budaya diam harus dihentikan, dan semua unsur sekolah harus bergerak aktif melindungi setiap peserta didik.

“Tugas kita adalah memastikan tidak ada anak yang pulang membawa luka, baik fisik maupun batin. Martabat mereka ada di tangan kita,” tambahnya.

Lebih jauh, Dr. Saharjo menuturkan bahwa pencegahan kekerasan harus menjadi gerakan kolektif seluruh ekosistem pendidikan di Abata. Ia menekankan bahwa pendidikan bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter, empati, dan kemampuan hidup dalam keberagaman.

Melalui Bimtek ini, Sekolah Abata Lombok memperkuat implementasi Satuan Tugas Pencegahan Kekerasan (Satgas PK) serta menghidupkan budaya positif yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua. Sekolah juga menargetkan terciptanya lingkungan yang benar-benar ramah anak, bebas perundungan, menjunjung toleransi, dan memiliki sistem pendampingan yang cepat serta berkelanjutan.

Bimtek ini tidak hanya menjadi agenda pelatihan teknis, tetapi juga menjadi gerakan moral untuk memastikan masa depan anak-anak Kota Mataram tetap aman, sehat, dan terlindungi.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah