Pariwisata NTB Bagaikan Simalakama
dibaca 1,148 kali
LOMBOK TIMUR, Lombokfm.com – Pariwisata di Nusa Tenggara Barat bagaikan simalakama.
Hal tersebut diungkapan Dr. Nurun Sholeh, Ma. Dosen STKIP Hamzanwadi Selong selaku akademisi sosial senin 4/1/2016 saat di temui Lombokfm di rumahnya, karena melihat realita sekarang pariwisata di NTB antara menguntungkan atau mengkhawatirkan.
Ia melihat dari dua sisi yaitu pertumbuhan ekonomi masyarakat bisa bagus namun di sisi moral pasti rusak. “Bagus pariwisata menghasilkan masukan yang banyak dari sisi ekonomi, tapi dari segi moral hancur, karena di tempat pariwisata tidak sedikit orang yang menggunakannya bermaksiat”, terangnya.
Menurutnya, masyarakat NTB terlebih hususnya Lombok Timur tidak siap akan pariwisata tersebut, hal itu terlihat dari ketidak mampuan mereka.
” Sesuatu yang di paksakan itu tidak baik, salah satu masyarakat kita, kalau tidak mampu dalam bidang pariwisata jangan paksakan karena nanti akan sia sia dan rusak”, jelasnya.
Membaca dari kata pariwisata memang indah namun arus globalisasi yang menyeretnya, sehingga disini akan terjadi sebuah pertarungan.
Sehingga Dr. Nurun menilai bahwa saat ini NTB sedang mencari kaya lewat salah satu jalan pariwisata tersebut, namun tidak pernah berfikir ke arah efek yang akan ditimbulkan.
” Kalau seperti ini jangan heran nanti para tuan guru meninggalkan pondok pesantrennya, apalagi elit pondok masuk politik, bisa hancur semuanya”,cetusnya
Menurtnya secara pribadi ia tidak setuju dengan pariwisata tersebut karena baginya itu merusak, tegasnya. 007/002






