Published On: Wed, Jun 29th, 2022

Event Pralayang Dunia Akan Di Gelar Di Lombok Tengah Agustus Mendatang

dibaca 84 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM,Lombok Tengah – Keindahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah bisa dinikmati dari berbagai sisi.

Selain datang langsung ke pantai-pantai eksostis di kawasan yang memiliki Sirkuit MotoGP itu, wisatawan bisa sekaligus juga  menikmati birunya laut Mandalika dari ketinggian.

Tentunya, menikmati pantai dari ketinggian dijamin akan memberikan sensasi dan pengalaman berbeda.

Satu di antara lokasi yang bisa dikunjungi, yakni  kawasan Sky Lancing di Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Sky Lancing bakal menggelar event paralayang dunia bertajuk Pelangi Nusantara 2022 pada 25-28 Agustus 2022. Sementara, pada tanggal 21-24 Juli juga didahului adanya Kejurda Paralayang.

Saat ini, di kawasan seluas 50 hektare tersebut, akan dibangun sejumlah villa yang  juga dilengkapi adanya Bar & Restaurant untuk pengunjung umum.

Tak hanya itu, berbagai hunting spot fotogenik atau yang kerap disebut ‘instagramable spot’ bakal juga melengkapi kawasan Pantai Lancing.

Baiq Farida Pengelola sekaligus Owner Sky Lancing mengungkapkan”Adanya kawasan sport fotogenik adalah upaya kami memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang datang. Intinya, kami ingin menyesuaikan  dengan kondisi terkini, yakni tren penggunaan Instagram di Indonesia, terutama generasi millenial yang sangat menyukai spot fotogenik,” ujarnya pada wartawan, Minggu (26/6).

Menurutnya, inspirasi untuk menghadirkan wisata selfie sebagai lokasi favorit bagi wisatawan milenial ataupun dewasa di Sky Lancing, tidak lain pihaknya ingin menyelaraskan pada kondisi pariwisata hari ini.

Di mana, lanjut Baiq Ida, dengan banyaknya kebutuhan update di media sosial, terutama Instagram, maka lahirlah Modus ‘Selfie Laboratory’.

“Nah, Sky Lancing mencoba menyiapkan kebutuhan wisata selfie instagramable dengan berbagai spot foto yang artsy, colorful, dan unik, kedepannya. Insya Allah, mhon doanya, ini enggak ada di distinasi wisata di sepanjang Mandalika,” kata Baiq Farida.

Sementara itu, khusus  kegiatan paralayang dunia yang bertajuk Pelangi Nusantara 2022 yang dipusatkan di  Pantai Lancing, bakal diikuti oleh atlet paralayang dunia dan atlet paralayang nasional. Selain itu, atlet lokal pun akan ikut ambil bagian dalam kegiatan yang akan berlangsung pada 25-28 Agustus 2022 itu.

“Kegiatan ini dilaksanakan berskala nasional dan internasional,” ujar Paban II Puanpotdirga Spotdirga Mabes AU, Kolonel (Pnb) R Agung Sasongkojati, saat berada di Kantor Bupati Loteng,

Dipilihnya, Lombok Tengah sebagai pusat kegiatan paralayang, lantaran Lombok Tengah telah menjadi magnet dunia untuk event event internasional dan nasional. Khususnya dengan keberadaan KEK Mandalika.

Karena itu TNI AU menilai Kabupaten Lombok Tengah layak sebagai pusat paralayang dunia dengan keindahan pantai dan bukit yang indah.

“Saya sedikit tahu tentang Lombok umumnya dan Kabupaten Lombok Tengah khususnya. Daerah ini memiliki peluang besar untuk kegiatan ini di masa yang akan datang. Tinggal dikelola dengan baik dengan visi misi yang baik maka pasti akan maju,” jelas Kolonel Agung.

Ia mengaku, bahwa kegiatan paralayang TNI AU tahun lalu dilakukan di Batam dan sebelumnya di Kabupaten Ende Provinsi NTT. Paralayang adalah olahraga raga wisata adventure karena itu olahraga ini punya nilai tambah karena selain sebagai wahana olahraga tetapi juga sebagai wahana wisata.

“Di Turki balon terbang jadi destinasi wisata mahal, jadi kenapa tidak di Indonesia Paralayang jadi wahana wisata andalan,” ungkap Kolonel Agung.

Di Kabupaten Lombok Tengah sendiri memiliki banyak spot paralayang. Di antaranya di Torok Aik Blek, Areguling dan Lancing. Namun dari sekian spot yang ada, Pantai Lancing adalah spot terbaik yang ada di Indonesia.

“Tempat loncat terbaik kalah Bali. Pantai masa depan untuk paralayang dan ke depannya akan kita jadikan spot pusat paralayang dunia secara permanen,” ucap Kolonel Agung.

Tujuan kegiatan ini, kata Agung, untuk menggiatkan kegiatan Dirgantara termasuk mempromosikan wisata agar masyarakat tertarik dunia dirgantara.

Di temui secara Terpisah,  Bupati Lombok Tengah, HL. Pathul Bahri, mengatakan pihaknya  sangat mendukung kegiatan tersebut, dia juga meminta OPD terkait untuk melakukan persiapan yang matang.

Termasuk, berkoordinasi dengan pihak Danlanud Rembiga. “Intinya, pengurus Paralayang juga sudah mulai berpikir apa yang harus disiapkan, Kita bagi tugas mana Lanud dan mana tugas Pemda,” tegas Pathul

Pathul yang juga Ketua DPD Gerindra tersebut, memastikan bahwa segala kekurangan yang terjadi pada kegiatan paralayang di Lombok Tengah sebelumnya, agar tidak  terulang kembali. Salah satunya, keterbatasan armada untuk para atlet.

“Ini kegiatan kita bersama, suksesnya TNI AU suksesnya kita, makanya segala kekurangan pada tahun sebelumnya untuk diselesaikan,” tutup Pathul Bahri.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah