Dari GOR Tastura Menuju Panggung Nasional, Festival Drumband NTB Lahirkan Juara Baru
dibaca 4 kali
RADIO LOMBOK FM,LOMBOK TENGAH – Gelaran Bupati Cup Tastura Drumband Open Festival (TDOF) 2 Tahun 2026 resmi berakhir. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T., menutup secara resmi festival drumband tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut di GOR Tastura Praya, Minggu (1/11/2026).
Berlangsung selama dua hari, mulai 31 Oktober hingga 1 November 2026, kegiatan ini diikuti sekitar 1.800 peserta dari berbagai kelompok usia dan satuan pendidikan di NTB. Ribuan peserta tersebut turut menyemarakkan kompetisi melalui penampilan musik, formasi barisan, serta atraksi yang menunjukkan kreativitas dan kekompakan masing-masing tim.
Dalam sambutannya, Firman menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, panitia penyelenggara, dewan juri, orang tua, serta pihak-pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan festival.
Ia menegaskan bahwa kegiatan drumband tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk membangun kedisiplinan, keberanian, kreativitas, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama.
Firman juga mengingatkan para peserta agar tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih. Menurutnya, setiap keberhasilan merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan latihan rutin, kesungguhan, dan semangat pantang menyerah.
“Terus berlatih, terus semangat dan pantang menyerah. Insya Allah pada tahun 2027 kegiatan ini tetap akan kita laksanakan. Kalau bisa, pesertanya harus lebih banyak lagi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap festival tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet dan talenta muda di bidang drumband. Bahkan, ajang ini diharapkan mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang nantinya bergabung dengan Gita Abdi Praja Tastura, unit drumband kebanggaan daerah.
“Kami berharap dari adik-adik yang mengikuti kegiatan ini nantinya ada yang menjadi bagian dari Gita Abdi Praja Tastura Lombok Tengah dan membawa nama daerah pada berbagai ajang yang lebih tinggi,” harap Firman.
SDN Janggawana dan SMPN 15 Mataram Tampil Terbaik
Persaingan dalam TDOF 2026 berlangsung kompetitif. Setiap tim berupaya menampilkan kemampuan terbaik melalui harmonisasi musik, ketepatan formasi, kreativitas, serta kekompakan seluruh anggota.
Berdasarkan hasil rekapitulasi penilaian, SDN Janggawana berhasil keluar sebagai Juara Umum Divisi Junior tingkat SD/MI dengan perolehan total nilai 1.967.
Sementara pada Divisi Senior, SMPN 15 Mataram sukses mengamankan posisi Juara Umum setelah mengumpulkan akumulasi nilai 1.723.
Dalam festival tahun ini, panitia mempertandingkan sembilan mata lomba yang diikuti 13 unit atau tim dari Kabupaten Lombok Tengah dan sejumlah daerah lainnya di NTB.
Adapun kategori perlombaan meliputi Street Parade, Concert Art, Ensemble Pianika, Ensemble Percussion, Ensemble Colour Guard, Individual Field Commander, serta Individual Drum Major.
Capaian para pemenang menjadi gambaran kerja keras peserta, kedisiplinan dalam berlatih, serta dukungan pembinaan dari sekolah, pelatih, dan orang tua.
Target Lebih Meriah pada 2027
Melalui penyelenggaraan Tastura Drumband Open Festival 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap pembinaan seni drumband di lingkungan sekolah maupun komunitas semakin berkembang.
Festival ini juga diharapkan menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, meningkatkan prestasi, sekaligus membangun karakter melalui kompetisi yang sehat.
Dengan partisipasi sekitar 1.800 peserta tahun ini, penyelenggaraan TDOF pada 2027 diharapkan semakin semarak dengan jangkauan peserta yang lebih luas.
Pemerintah daerah pun optimistis ajang tersebut dapat terus melahirkan talenta-talenta unggulan yang mampu mengharumkan nama Lombok Tengah dan Nusa Tenggara Barat di tingkat nasional.








