ITDC Apresiasi Insan Pers NTB, Media Dinilai Berperan Besar Gaungkan MotoGP Mandalika 2026
dibaca 1 kali
RADIO LOMBOK FM,LOMBOK TENGAH – Kontribusi media massa dalam menyukseskan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 mendapat apresiasi dari PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC).
Peran insan pers, khususnya media di Nusa Tenggara Barat (NTB), dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas informasi mengenai ajang balap motor kelas dunia tersebut sekaligus memperkenalkan The Mandalika sebagai destinasi unggulan sport tourism Indonesia.
Apresiasi itu disampaikan ITDC sebagai bentuk penghargaan atas kerja jurnalistik media yang secara konsisten mengawal berbagai informasi, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan MotoGP yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.
ITDC juga memberikan penghargaan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lombok Tengah serta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi NTB atas dukungan dalam penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, mengatakan media memiliki posisi strategis, bukan sekadar sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra dalam memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurutnya, pemberitaan media turut membantu membangun pemahaman publik mengenai perkembangan The Mandalika, termasuk berbagai peluang ekonomi dan pariwisata yang lahir dari penyelenggaraan event internasional.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan media, khususnya media NTB, atas kerja jurnalistik dan kontribusinya dalam menginformasikan penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Media juga memiliki peran penting dalam mengangkat potensi daerah dan memperkenalkan destinasi kepada publik yang lebih luas,” ujar Troy.
Apresiasi terhadap media tersebut sejalan dengan capaian positif penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini. Selama tiga hari pelaksanaan, jumlah pengunjung mencapai 157.875 orang atau meningkat 12,5 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 140.324 orang.
Angka tersebut menjadi jumlah kunjungan tertinggi sejak MotoGP pertama kali digelar di The Mandalika pada 2022.
Dampak penyelenggaraan juga tercermin dari sisi ekonomi. Berdasarkan kajian Lembaga Teknik dan Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (LETMI-ITB), MotoGP 2026 diperkirakan menghasilkan dampak ekonomi nasional sebesar Rp5,2 triliun. Nilai tersebut meningkat sekitar 4,8 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar Rp4,96 triliun.
Keterlibatan masyarakat lokal juga menjadi bagian penting dalam perhelatan internasional ini. Lebih dari 3.500 tenaga kerja asal NTB terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan, dengan sekitar 72 persen di antaranya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah.
Selain itu, sebanyak 769 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut mengambil bagian dengan estimasi nilai transaksi atau omzet mencapai Rp2,94 miliar.
Sementara berdasarkan data MotoGP Broadcasters 2026, ajang balap di Mandalika tersebut disiarkan ke lebih dari 200 negara dengan potensi jangkauan audiens global mencapai 700 juta penonton. Hal ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan Indonesia, NTB, dan The Mandalika kepada masyarakat internasional.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi insan pers, ITDC sebelumnya menggelar kegiatan silaturahmi bersama Media NTB di Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, Selasa (27/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang mempererat hubungan kemitraan sekaligus membuka dialog antara ITDC dan media. Berbagai masukan serta evaluasi dari insan pers diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dalam penyelenggaraan event-event berikutnya.
Sejumlah aspek menjadi perhatian bersama, mulai dari pelayanan, ketersediaan fasilitas, koordinasi, akses informasi hingga dukungan terhadap kebutuhan peliputan media.
Troy menegaskan, ITDC memandang keterbukaan komunikasi dan pertukaran gagasan dengan insan pers sebagai bagian penting dalam membangun kualitas penyelenggaraan event internasional di masa mendatang.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga berbagai agenda internasional di The Mandalika tidak hanya semakin baik dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi sektor pariwisata dan masyarakat NTB.
“Masukan dan evaluasi dari insan pers menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan event ke depan. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat agar event internasional dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi pariwisata dan masyarakat NTB,” tutup Troy.








