Bupati Najmul Minta Kepsek Tingkatkan Kualitas Pendidikan Di Sekolah
dibaca 961 kali
RADIO LOMBOK FM, Lombok Utara—Peningkatan kualitas pendidikan bagian dari bukti keseriusan untuk memajukan SDM yang ada. Bupati Lombok Utara Dr.H.Najmul Akhyar meminta seluruh Kepala Sekolah SD,SMP,SMA untuk mengedepankan kualitas pendidikan pada saat ini. Terkait itu kepala sekolah se-KLU diminta menandatangani fakta integritas agar sekolah lebih dapat meningkatkan kapasitas dan kwalitas dalam dunia pendidikan.
Bupati KLU Dr, H. Najmul Akhyar menyampaikan sangat berharap lewat penandatanganan fakta integritas tersebut bisa menumbukan suatu komitmen untuk berjuang dan berbuat secara bersama-sama sebagai starting poin untuk memulai menyusun mind set berfikir yang baru untuk memajukan dunia pendidikan. Dimana ia menilai bapak dan ibu kepala sekolah sebagai ujung tombak dalam memajukan dunia pendidikan dilembaga formal.
“Oleh sebab itu segala indicator yang membuat sebuah kemajuan dalam pendidikan harus kita lakukan. Maka dalam kesempatan berharga ini mari kita terus berusaha untuk meningkatkan kinerja kita sebagai pendidik yang mampu menghasilkan siswa yanmg berprestasi dan berahklak mulia.“ katanya.
Dalam kesempatan penandatanganan fakta integritas tersebut ia juga mengapresiasi atas keberhasilan guru-guru di KLU yang telah mampu meraih nilai tinggi saat UKG tingkat propinsi NTB. Dimana KLU berada pada urutan tengah setelah kota Mataram.
“Kita menempati posisi melebihi rata-rata provinsi yaitu 54,73, sedangkan standar provinsi 52,38,” Ungkapnya kepada RADIO LOMBOK FM senin (27/06/2016).
Ia menyampaikan ada tantangan besar yang sedang di hadapi pada saat ini, yaitu komposisi kurikulum yang belum seimbang, dimana pelajaran yang lebih banyak mengajarkan moral adalah agama dan PKn, namun komposisi pendidikan agama dan moral ini tidak banyak alokasi waktunya layaknya pendidikan umum. Oleh sebab itu terjadi terus ketimpangan–ketimpangan, sehingga ia menilai hasil pendidikan secara intelektual mereka sangat maju, namun secara moral tidak sama majunya.
“Mari kita secara bersama-sama mencari jalan dan alternative dalam mencari inovasi dalam pembelajaran, sehingga terjadi sinkronisasi antara pembelajaran agama dengan umum,”cetusnya. (005I023)








