ALI BD : Saya Tidak Setuju Tempat Pariwisata Ada Kata Syariahnya
dibaca 1,100 kali
LOMBOK TIMUR, Lombokfm.com – Bupati Lombok Timur H. M. Ali Bin Dachlan secara pribadi tidak setuju dengan kata syariah di pariwisata.
” Asal anda tau ya, tidak ada pariwisata syariah itu, pariwisata itu menghamburkan uang, apa pantas dikatakan syariah”, tegasnya selasa 22/12/2015 menghadiri dialog dengan wakil gubernur dalam rangka memeriahkan HUT NTB di Dermaga Labuhan Haji.
Menurutnya kalau orang luar menyebutnya pariwisata syariah seperti negara Abu Dabhi biarkan saja, masyarakat disini tidak boleh ikut-ikutan.
” Kalau orang Abu Dhabi kesini bawa uang banyak baru saya bisa katakan itu syariah ya, tapi kalau menghambur-hamburkan uang itu bukan syariah ya”, tegasnya dengan nada khasnya.
DiKesempatan itu orang nomor 1 di gumi patuh karya tersebut juga memberikan penjelasan bahwa pariwasata bukan satu-satunya menopang pertumbuhan ekonomi melainkan sebagai penunjang masukan lain.
” Asal bapak ibu tau majunya daerah bukan karena tempat pariwisatanya, karena hanya sebagai tunjangan masukan lain saja”, katanya.
Bupati Ali berikan contoh kepada masyarakat sebuah daerah yaitu Bali dimana dikenal dengan tempat pariwisata tersebut sangat bagus, pengunjungpun ramai, namun Bali tidak maju dengan hal itu melainkan pulau dewata itu maju dengan pertaniannya. Dimana sawah-sawah mereka di tanami dengan kakao panili dan banyak lainnya yang menguntungkan daerahnya.
Disebutkan Lombok, Sumbawa pariwisata merupakan sektor industri, ribuan hektare tanah belum bisa di kelola secara maksimal dan baik.
“Kalau di kelola secara baik, tidak perlu kita pusing mau kerja apa, dan kerja dimana, tinggal kita kerjakan saja tanah itu”, paparnya Ali. 007|022|











