Published On: Sun, Aug 16th, 2015

Kasek Lama SMAN 4 PrayaTolak Tanda Tangan Ijazah

dibaca 1,234 kali
Share This
Tags

guruRADIO LOMBOK FM – Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Praya harap-harap cemas. Pasalnya ijazah yang saat ini sangat mereka butuhkan,justeru belum diterimanya. Bahkan ada sejumlah siswa yang semestinya harus berangkat keluar daerah, tiket pesawatnya hangus karena gagal jadi berangkat.

Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 4 Praya, Kadian,Spd mengungkapkan, ratusan ijazah siswanya yang baru lulus tersebut belum bisa mengambil ijazah mereka disebabkan ijazah tersebut belum ditandatangani.”Yang punya tanggung jawab untuk menandatangani ijazah dan segala hal yang berkaitan dengan siswa yang sudah lulus saat ini merupakan tanggung jawab dari Kepala Sekolah yang lama,”katanya pada Sabtu (15/8/2015).

Dirinya lanjut Kadian, merupakan Kasek yang baru saja ditugaskan memimpin disekolah tersebut. Perpindahan tugas itu telah diputuskan pada mutasi yang dilakukan Bupati Lombok tengah pada mutasi terkahir beberapa bulan lalu.”Itulah sebabnya yang harus menandatangi ijazah siswa ini adalah Kasek yang lama,”jelasnya.

Llanjut Kadian, sesuai dengan Juklak Penulisan Ijazah bahwa ijazah tersebut harus ditanda tangani oleh Kasek yang lama yakni Supardi,Spd. Untuk itu sekitar 5 hari yang lalu, setelah blangko ijazah tiba dan penulisan ijazah sudah selesai, pihaknya kemudian mengantar ijazah itu ke Kasek yang lama.”Namun kasek yang lama menolak tanda tangan sembari mengatakan tidak tahu jurusan,”ungkapnya lagi.

Berkas Ijazah itupun, akhirnya oleh orang lain dikembalikan ke SMAN 4 Praya dan hingga saat ini dalam keadaan belum dintandatangani. Begitu juga dengan SKHUN yang saat ini sedang diproses penerbitanya harus ditandatangani oleh Kasek yang lama.”Kalau kasek lama menolak lagi, maka ini akan jadi masalah baru lagi,”katanya.

Akibat belum ditandanganinya Ijazah, sejumlah siswa bersama orang tua murid yang baru lulus, selalu ramai pada jam sekolah mengantri menunggu untuk diberikan Ijazah mengingat rata-rata untuk digunakan sebagai keperluan mendaftar kejenjang pendidikan berikutnya.”Ada juga yang katanya untuk melamar pekerjaan, kalau ini ditunda terus, ini akan berdampak buruk pada masa depan anak-anak yang baru lulus ini,”imbuhnya.

Pihaknya lanjut Kadian, pernah menyampaikan hal tersebut ke pihak Dinas terkait dalam hal ini Dikpora Lombok Tengah. Namun hingga saat ini belum ada solusinya. Selain itu, untuk menyampaikan hal itu kepada wali murid, Komite juga pernah dimintai bantuanya untuk menjelaskan.”Kami khawatir siswa yang sudah lulus dengan jumlah 270 ini akan mendesak terus, ini seperti gunung es saja dan bisa rebut nanti,”tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora Lombok Tengah, Drs.HL.Idham Khalid,Spd.Mpd saat dikonfirmasi terkait dengan hal ini mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara detail pokok permasalahnya. Untuk itu dirinya akan memberikan keterangan setelah mencari tahu masalah tersebut.”Saya belum menetahui secara lengkap masalahnya apa, nanti saya sampaikan kalau sudah jelas masalahnya,”ujarnya singkat via phone celulernya.|001|0069

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah