Published On: Fri, Oct 9th, 2026

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Ludes terjual, Troy Warokka Ungkap Masa Depan Balapan Indonesia

dibaca 1 kali

RADIO LOMBOK FM,LOMBOK TENGAH – Antusiasme masyarakat terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika terus menunjukkan tingginya minat terhadap ajang balap motor kelas dunia tersebut. Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia, Troy Reza Warokka, mengungkapkan seluruh tiket MotoGP Mandalika tahun ini telah habis terjual.

Hal itu disampaikan Troy saat memberikan keterangan kepada awak media dalam kegiatan doorstop di sela-sela Pembukaan Mandalika Street Food Festival Volume 2, di kawasan bazar Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, Jumat (9/10/2026).

Menurut Troy, tingginya minat penonton tidak terlepas dari daya tarik para pembalap dunia, termasuk Marc Márquez, yang kehadirannya menjadi salah satu perhatian utama penggemar MotoGP. Selain itu, rangkaian hiburan dengan menghadirkan Agnes Monica (Agnez Mo) dan sejumlah artis papan atas turut menambah daya tarik gelaran tahun ini.

Ia menyebut, jumlah penonton yang hadir nantinya akan dikalkulasikan secara resmi pada Minggu oleh pihak Dorna.

“Tiket sudah ludes terjual. Untuk jumlah penonton, nanti akan dikalkulasikan langsung oleh Dorna pada hari Minggu,” ungkap Troy.

Selain tingginya antusiasme penonton, persiapan menyambut kehadiran sejumlah pejabat negara juga terus dimatangkan. Troy menyampaikan, rencana kedatangan Presiden dan pejabat terkait masih dibahas secara terperinci bersama tim Dorna, termasuk waktu kedatangan, kepulangan, serta rombongan yang ikut.

Panitia terus melakukan koordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik dan sesuai rencana.

“Kami sedang membahas secara detail bersama tim Dorna terkait waktu kedatangan dan kepulangan, termasuk jumlah yang ikut dalam rombongan. Panitia MotoGP 2026 benar-benar siap untuk menyambutnya,” jelasnya.

Troy juga mengungkapkan bahwa Menteri Pemuda dan Olahraga dijadwalkan hadir langsung pada Minggu untuk menyaksikan pembalap Indonesia dari area paddock. Kehadiran tersebut diharapkan menjadi bentuk dukungan terhadap kiprah pembalap Tanah Air di tengah persaingan motorsport internasional.

Sementara itu, terkait masa depan penyelenggaraan MotoGP di Indonesia, Troy menegaskan bahwa pembahasan mengenai kelanjutan ajang tersebut telah disampaikan oleh Dorna. Namun, keputusan akhir tidak dapat diambil secara terburu-buru karena melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menurut Troy, pihaknya harus melalui mekanisme koordinasi dan pengambilan keputusan bersama sejumlah pihak, antara lain Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Keuangan, Danantara, serta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Ia menegaskan, Indonesia belum menyatakan keputusan final terkait kelanjutan MotoGP. Proses tersebut masih membutuhkan pembahasan, pertimbangan, dan persetujuan melalui mekanisme yang berlaku.

“Dari Dorna memang sudah disampaikan terkait masa depan MotoGP. Namun, kami ini BUMN, tidak bisa mengambil keputusan hanya dalam satu hari. Kami harus melibatkan para pemangku kepentingan, mulai dari Kemenpora, Kemenkeu, Danantara, hingga pemerintah provinsi,” tegas Troy.

Ia menambahkan, keputusan baru dapat diambil setelah seluruh proses pembahasan dilakukan dan mendapatkan persetujuan yang diperlukan.

“Indonesia belum menyatakan iya. Harus melalui rapat dan proses yang panjang, sampai semuanya dibahas dan diputuskan. Namun, kami tetap siap,” pungkasnya.

Dengan tiket yang telah habis terjual dan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi momentum penting bagi Mandalika untuk kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah ajang motorsport internasional, sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Lombok di mata dunia.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah