Dugaan, FRB Lotim Sebut 15 Anggota DPRD Lakukan Reses Fiktif
dibaca 1,213 kali
RADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – Dugaan Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Kabupaten Lombok Timur Eko Rahadi , sebut sebanyak 15 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tidak melakukan reses, alias reses fiktif.
Belasan anggota DPRD Lotim itu di duga hanya memanfaatkan uang reses untuk jalan-jalan keluar daerah. Terkait dengan hal itu, Eko mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke Kejari Selong disertai dengan data yang dimilikinya.
“Hal ini sudah saya laporkan ke kejaksaan”, cetusnya kepada RADIO LOMBOK FM, Kamis 10/3/2016.
Menurutnya, reses tersebut digunakan untuk menyerap aspirasi masyarakat, bukan untuk hal – hal lain. “Ini lah yang membuat Lotim tidak pernah maju”, menurutnya.
Di tempat terpisah Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lotim, H. Afkharudin di konfirmasi, akui tidak tau menahu tentang anggota Dewan yang sudah lakukan reses atau tidak, pasalnya hal itu tidak ada terkaitannya dengan Sekwan.
“Kita beri uang sesuai dengan RPU yang diserahkan, masalah mereka reses atau tidak kita tidak tau”, jelasnya.
Terkait isu yang beredar tanggapnya, bahwa ada 15 anggota Dewan Lombok Timur, dirinya sama sekali tidak menahu.
“Benar-benar saya tidak tahu”, cetusnya kembali. Berbicara anggaran per reses lanjutnya, sebanyak 24 juta per kali reses yang diterima oleh Dewan dan itupun nantinya tetap dipertanggung jawabkan. “Yang dibiayai 24 juta itu ada transport, uang saku, dan snack”, jelasnya.
Lanjutnya Afkharudin, kalaupun nanti adanya penyelewengan, jelas akan ada audit internal, yaitu pihak inspektorat.
“Untuk tahun ini belum dilakukan pemeriksaan”, ucapnya.(007)(036)









