Published On: Sat, Oct 3rd, 2026

IPPAT NTB Serukan Pelestarian Batik sebagai Simbol Jati Diri Bangsa

dibaca 1 kali

RADIO LOMBOK FM,MATARAM – Momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober dimanfaatkan Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Nusa Tenggara Barat (IPPAT NTB) untuk mengingatkan pentingnya menjaga dan melestarikan batik sebagai bagian dari identitas nasional.

Ketua Pengwil IPPAT NTB, Dr. Saharjo, S.H., M.Kn., M.H., menilai batik tidak hanya memiliki nilai seni dan sejarah yang tinggi, tetapi juga menjadi simbol pemersatu bangsa di tengah keberagaman budaya Indonesia.

Menurutnya, penghargaan terhadap batik tidak cukup diwujudkan dengan mengenakannya pada acara tertentu, melainkan harus disertai kesadaran untuk menjaga serta meneruskan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya kepada generasi mendatang.

“Batik merupakan bagian dari jati diri bangsa. Di dalamnya terdapat sejarah, filosofi, dan kekayaan budaya Indonesia yang harus terus kita rawat bersama,” ujar Saharjo dalam peringatan Hari Batik Nasional 2026.

Ia menegaskan bahwa organisasi profesi memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memperkuat semangat kebangsaan. Profesionalisme, kata dia, tidak hanya diukur dari kompetensi dan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga dari kepedulian terhadap warisan budaya yang menjadi identitas bangsa.

Karena itu, IPPAT NTB terus didorong untuk hadir tidak hanya dalam ruang profesi pertanahan, tetapi juga berkontribusi dalam bidang sosial, pendidikan, dan kebudayaan. Pendekatan tersebut dinilai penting agar organisasi tetap dekat dengan masyarakat serta mampu menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada anggotanya.

Saharjo menambahkan, organisasi profesi yang kuat adalah organisasi yang mampu menjaga keseimbangan antara kapasitas keilmuan, integritas dalam menjalankan tugas, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial maupun budaya.

“IPPAT NTB ingin terus berkembang sebagai organisasi yang profesional, berintegritas, serta memiliki komitmen dalam menjaga nilai-nilai budaya bangsa,” katanya.

Melalui peringatan Hari Batik Nasional tahun ini, Pengwil IPPAT NTB mengajak seluruh PPAT dan masyarakat untuk terus mencintai batik dengan cara mengenakannya, memperkenalkannya kepada generasi muda, serta menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari.

Bagi IPPAT NTB, batik bukan sekadar kain bercorak, melainkan warisan budaya yang mencerminkan identitas dan kebanggaan Indonesia yang patut dijaga sepanjang masa.

Selamat Hari Batik Nasional 2026.
Batik adalah warisan budaya, identitas bangsa, dan kebanggaan Indonesia.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah