Published On: Sun, Mar 7th, 2021

Program Ketahanan Pangan Kodim 1620/Loteng

dibaca 27 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM,Lombok Tengah – Kodim 1620/Loteng terus intens melaksanakan program-program yang di canangkan oleh Komando Atas, salah satunya adalah Program Ketahanan Pangan yang merupakan bidang Teritorial Angkatan Darat.

Adapun Program Ketahanan Pangan yang dikembangkan oleh Kodim 1620/Loteng dibidang pertanian yakni diantaranya Budidaya ikan Lele dan Kangkung dalam wadah buatan, Budidaya Ikan Nila dalam Kolam dan juga Budidaya Cabe serta Sayuran yang juga dikembangkan bersama Persit KCK Cabang XXX Kodim 1620/Loteng.

Untuk budidaya Cabe dan Sayuran yang menggunakan media polybag dikembangkan di Lahan Koramil 1620-05/Janapria dan saat ini telah menunjukkan perkembangannya yang siap untuk dipanen. Sedangkan untuk budidaya ikan air tawar di lakukan di kolam ikan yang bertempat di desa ujan rintis Kec. Praya.

Menurut Danramil 1620-05/Janapria Kapten Inf. Suliono, atas seijin Dandim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP yang mengatakan bahwa Program Demplot Ketahanan Pangan Kodim 1620/Loteng kali ini bertema Pembinaan Ketahanan Pangan Wujud Kepedulian TNI-AD Terhadap Perekonomian Bangsa.

Kapten Suliono menerangkan, Program Demplot Ketahanan Pangan Sayuran ini telah dimulai sejak bulan Januari lalu dengan mengembangkan budidaya sayuran dari menanam bibit, memelihara dan memanennya.

“Sayuran yang dibudidayakan ada beberapa jenis seperti terong, cabai, brokoli, kangkung, sawi, tomat dan lainnya, ujarnya, Minggu (07/03/2021).

Lanjutnya, “Harapannya kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada seluruh anggota Kodim maupun Persit dan masyarakat untuk tetap produktif di tengah pandemi Covid-19 sehingga dapat membantu pemerintah dalam program ketahanan pangan,” tutupnya.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah