Published On: Sun, Feb 7th, 2016

Winda Meninggal Setelah Hanyut Dikali Depan Rumahnya

dibaca 1,219 kali
Share This
Tags

30LOMBOK TENGAH, lombokfm.com – Siang sekitar pukul 12.00 Wita, Rabu (3/2) 2016, warga Kampung Kulak Kagik, Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya, dikagetkan oleh suara teriakan minta tolong dari jalanan depan rumah mereka. Wargapun berlarian kesumber suara, ternyata seorang tetangga mereka, Febrianto 40 tahun berteriak minta tolong setelah medapat informasi kalau anaknya, Winda Febriany Putri 3 tahun, hanyut di kali kampung tersebut.

Febrianto menuturkan, pertama kali mengetahui peristiwa itu dari seorang anak yang sebaya dengan anaknya. Anak itu teman anaknya bermain sehari-hari disekitar kampung itu. “Seorang anak sebaya dengan anak saya datang kerumah memberi tahu, dan setelah tiba dilokasi kejadian diantar anak itu, anak saya yang katanya jatuh ditempat itu tidak ada dan saya langsung berteriak minta tolong,”Tuturnya.

Dalam waktu yang singkat, lanjut Febrianto, puluhan warga kemudian berhamburan keluar dan ikut melakukan pencarian sepanjang kali yang memang terbentang didepan rumah warga yang mengikuti jalan kampung tersebut. Pihak kepolisian dan petugas dari SAR Lombok Tengah juga tiba dilokasi dan ikut bersama warga menyisir sepanjang kali tersebut hingga ke muaranya yakni Bendungan Batujai.

Setelah sekitar satu jam lebih melakukan pencarian, akhirnya petugas bersam warga menemukan anak umur 3,2 tahun tersebut tersangkut diantara tumbuhan enceng gondok dimuara kali kampung kulak kagik tersebut tepatnya dibagian utara Bendungan Batujai.”Anak saya ditemukan disana dibawah akar enceng gondok itu. Entah saya tidak tahu saat itu masih hidup atau tidak. Dan langsung dibawa lari ke rumah sakit oleh polisi,”Tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Lurah (Seklur) Kelurahan Prapen, L.Bisri.S menyatakan, saat ditemukan itu korban diyakini sudah dalam keadaan tak bernyawa. Dirinya bersama pihak kelurahan dan petugas tiba dilokasi cukup cepat, namun kroban tetap saja nyawanya tak tertolong.”Kita tiba sekitar 30 menit setelah kejadian karena mendapat informasi saat itu. Dan anak itu sudah meninggal saat ditemukan,”Katanya.

Jenazah korban lanjut L.Bisri, sempat dibawa ke RSUD Praya untuk memastikan penyebab kematian korban dan kemudian dikembalikan lagi kerumah duka dan selanjutkan akan memulai proses pemakaman oleh keluarga.”Kami turut berduka cita atas kematian anak kita ini, semoga keluarga diberi ketabahan atas musibah ini dan kejadian ini sekaligus sebagai pelajaran bagi kita semua agar hal ini tidak terjadi lagi,”Tandasnya|001|3

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah