Published On: Fri, Nov 20th, 2015

Warga Ketare dan Tanak Awu Yang Salah Faham Sepakat Damai

dibaca 1,663 kali
Share This
Tags

BBLOMBOK TENGAH,lombokfm.com – Warga Desa Ketare dan warga Desa Tanak Awu Kecamatan Pujut Lombok Tengah yang sempat salah faham, akhirnya sepakat menyudahi pertikaian. Pernyataan tersebut disampaikan oleh tokoh kedua desa saat mediasi di Mapolres Lombok Tengah, Selasa (17/11) 2015.

Pantauan Lombok FM, kepala Desa (Kades) Ketare, Lalu Buntaran menyatakan, kejadian tersebut murni salah faham. Seperti kronoligi kejadian tersebut, warga Desa Tanak Awu sedang melakukan pertandingan sepak bola antar kampong didesa tersebut.”Warga kami saat itu hanya sebagai penonton datang ketanak awu, hanya seja slah faham terjadi saat uforia kemenangan salah satu tim hingga membuka baju, ini yang memicu,”Ungkapnya.

Rupanya aksi buka baju sebagaian warga karena senang ini, dianggap lain oleh warga desa Kaetare yang kemudian terjadi perslisihan yang mengakibatkan mis komunikasi. Hal itu berlanjut ke adanya isu saling serang yang sempat membuat ketegangan kedua belah pihak.”Tapi kami jamin, tidak ada isu itu. Ini murni salah faham, apalagi Ketare dan Tanak Awu ini walau berbedas namun satu raga dan satu keluarga dan mari kita sudahi pertikaian ini,”Ajaknya.

Salah seorang tokoh Desa Tanak Awu, L.Mahmudi, setuju dengan pernyataan Kades ketare tersebut dan sepakat untuk berdamai dan mempertemukan kedua belah pihak yang salah faham diwaktu yang tepat.”Kami mohon maaf karena Kades kami tidak bisa hadir karena kurang sehat, namun kami telah diberikan mandat dan menerima hasil keputusan hari ini,”Katanya.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP.M.Tauhid yang memipin langsung mediasi tersebut, memberikan apresisai kepada kedua belah pihak untuk menyadari kalau hal itu hanya kesalahfahaman dan diharapkan agar tidak meluas kewarga yang lainya.”Kalau ingin mempertemukan kedua belah pihak jangan sekarang, tunggu saat semua emosi sudah mereda. Sekarang berikan poengertian kepada masing-masing warga saja dulu,”Himbaunya.

Selain itu, Kasat meminta agar pertandingan tersebut untuk sementara dihentikan agar tidak menimbulkan masalah baru. Kendati ingin dilanjutkan, maka pihak panitia dipersilahkan untuk berkoordinasi dengan pihak polsek setempat untuk meperbanyak pengamanan.”Kami sangat dilematis untuk memutuskan hal ini, disamping ada warga yang sudah lama mengikuti kegiatan itu hingga seperempat final kini harus dihentikan. Ini sangat diletais bagi kami,”Tandas Kasat.

Namundemikian lanjut Kasat, pilihan terbaik dengan mengutamakan ketentraman dan kedamaian penting untuk dilakukan. Kagiatan semacam itu sangat bagus untuk kesehatan, tetapi kalau ujung-ujunganya nyawa melayang, maka tidak mengadakan kegaiatan seperti itu lebih baik.”Untuk itu, kedepan bila akan mengadakan lkegaiatn itu, harus nusrus ijin 3 hari sebelumnya untuk antisipasi dan melihat kondisi, apa kegiatan itu diijinkan atau tidak,”Jelasnya|001|25|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah