Published On: Thu, Jun 30th, 2016

WABUP KLU Ancam Pidanakan Pimpinan SKPD Jika Potong Gaji Ke – 13, 14

dibaca 1,290 kali
Share This
Tags

wabub

RADIO LOMBOK FM, Lombok Utara—Gaji Ke 13 dan 14 untuk pegawai negeri sipil (PNS) kini sudah cair mulai 29 Juni 2016 kemarin. Dimana di Kabupaten Lombok Utara total anggaran yang disiapkan pusat untuk Gaji ke 13 dan 14 PNS di KLU senilai 22 miliar.

Terkait dengan cairnya tunjangan setiap tahun bagi kalangan PNS ini, berhembus kabar tidak sedap terdengar di lingkup salah satu UPTD Dikpora KLU. Dimana pimpinan UPTD tersebut dikabarkan meminta pungutan terhadap gaji K13 PNS.

‘’Jika itu terbukti dilakukan pungutan saya akan penjarakan oknum tersebut, siapapun itu,”ancam Wakil Bupati KLU Saripudin kepada RADIO LOMBOK FM diruang kerjanya rabu (29/06/2016).

Ia mengakui bahwa kabar tersebut sudah terdengar ditelinganya, dimana orang nomor dua di KLU ini mengetahui kabar ini dari salah satu kepala sekolah yang ada di lingkup UPTD terkait yang mengatakan adanya keinginan kepala UPTD untuk melakukan pungutan terhadap gaji ke 13 PNS yang sudah cair dengan alasan untuk keperluan pembangunan sarana prasarana kantor.

‘’Apapun alasannya tidak diperbolehkan untuk melakukan pemotongan terhadap gaji ke 13 PNS karena itu mutlak menjadi hak PNS untuk menerima secara utuh,”terangnya.

Ia menegaskan dalam peraturan yang ada tidak ada istilah adanya pemotongan gaji PNS untuk keperluan pembangunan fisik, terkecuali pimpinan meminta sumbangan kepada PNS dengan seikhlas mungkin tanpa ada tekanan atau desakan yang berlebihan, diberikan atau tidak itu menjadi kewenangan PNS itu sendiri karena pada dasarya itu mutlak menjadi hak PNS.

Sarip mengakui prihatin terhadap tingkah laku oknum pimpinan UPTD yang berkeinginan melakukan pungutan dari gaji Ke 13 PNS, dimana rata-rata PNS di KLU lebih-lebih dari jajaran pendidik masih dikatakan minim pemasukan karena sebagian besar banyak diantara mereka melakukan peminajaman modal untuk kebutuhan sehari-hari di BANK sehingga hanya sebagian kecil yang diterima setiap bulan, sehingga jika ada pimpinan yang berniat memotong hak gaji mereka tentu sangat keterlaluan.

‘’Kita akan kroscek, jika ada PNS yang sudah dipunguti oknum ini akan kita tindak tegas,”pungkas politisi partai Gerindra ini. (005I024)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah