Published On: Sat, Aug 18th, 2018

Update data Korban Terdampak Gempa Lobar Setiap Hari Alami Perubahan

dibaca 638 kali
Share This
Tags
RADIO LOMBOK FM, Lombok Barat-Secara umum pendataan terdampak gempa bumi berkekuatan 7,0 SR yang terjadi Minggu (5/8/2018) malam lalu hingga Sabtu (18/8/2018) sore pukul 17.13 Wita menunjukkan pergerakan jumlah korban meninggal dunia, luka berat, luka ringan, luka sedang, jumlah pengungsi maupun sarana prasarana umum, pendidikan, kesehatan yang terdampak gempa.

Rekafitulasi data korban dan kerusakan lainnya akibat gempa bumi yang terjadi di Lombok Barat beberapa waktu lalu enyebutkan, korban terdampak gempa sebanyak 269.499 jiwa, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 44 jiwa, luka-luka sebanyak 959 jiwa, pengungsi sebanyak 220.904 jiwa. Rumah rusak sebanyak 54.497 unit.

Rumah rusak terdiri dari rumah rusak berat sebanyak 21.237 unit, rumah rusak sedang 14.547 unit dan rumah rusak ringan sebanyak 18.713 unit. Sementara itu untuk fasilitas peribadatan sebanyak 454 unit, fasilitas kesehatan 50 unit, fasilitas pendidikan 174 unit, jembatan 7 buah dan kios 294 unit kios.

Kepala BPBD Kabupaten Lombok Barat HM. Najib ditemui Sabtu (18/8/2018) di Posko Tanggap Darurat Bencana (TDB) Lobar di Kantor Camat Lingsar mencatat data yang terapdate setiap hari merupakan data sementara yang sifatnya fluktuatif dan sewaktu-waktu bisa berubah. Karena hingga saat ini sampai seminggu ke depan, tim masih terus melakukan pendataan di lapangan dimana setiap hari tim diharuskan melaporkan perkembangan yang terjadi terutaa kaitannya denganjumlah korban terdampak gempa maupun rumah rusak yang ada di titik lokasi gempa.

Menurut Najib, Pemerintah Daerah saat ini bekerjasama dengan anggota tim penanggulangan bencana Lombok Barat yang sudah terbentuk juga akan tetap melakukan evaluasi setiap harinya untuk menyepakati kebutuhan-kebutuhan mendesakyang diperlukan pengungsi terdampak agar segera didistribusikan secepatnya.

“Bahkan kita sudah mengusulkan kebutuhan-kebutuhan emergency yang diperlukan ke Gubernur NTB melalui Kalaksa BPBD NTB. Jadi Kalaksan BPBD NTB meminta kita juga untuk menginventarisir kebutuhan-kebutuahan para krban terdampak gempa untuk segera kita mendapatkan logistik cadangan dari provinsi bila perlu dari pemerintah pusat,” tukas Najib.

Najib juga memperjelas upaya yang dilakukan Bupati Lombok Baat H. Fauzan Khalid untuk membangun Rumah Hunian Sementara (RHS) bagi para pengungsi yang dilengkapi dengan sarana prasarana memadai khususnya untuk kebutuhan sanitasi dan air bersih. (07/037)

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah