Published On: Wed, Dec 30th, 2015

Untuk Capai SPM Dikdas Gelar Lokakarya

dibaca 767 kali
Share This
Tags

10297804_1044265145634459_1472594006856070250_nLOMBOK TENGAH,lombokfm.com – Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (30/12) 2015 gelar lokakarya Pengintegrasian Kebijakan Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Dikdas Kedalam Renstra di Hotel Aerotel Mandalika Praya.

Kepala Bidang (Kabid) Dikdas Dikpora Lombok Tengah, H.Sumum, Spd.SH.MH.Mpd mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan pelatihan untuk mengintegrasikan kegiatan-kegiatan SPM kedalam resntra pendidikan. “Semua hal yang terkait dengan kegiatan peningkatan kapasitas stekholder pendidikan ini diintegrasikan kedalam renstra pendidikan,”katanya.

Yang terlibat dalam kegiatan tersebut jelas Kabid, terdiri dari berbagai unsur dan juga lintas istansi seperti Dikpora yang terdiri dari semua Kepala Seksi dan semua staf, Bappeda, Kemenag, Dewan Pendidikan, Pengusaha dan dunia Industri. Ada juga dari bagian Sekretariad daerah seperti bagian Otda, keuangan,asset dan juga organisasi.”Narasumbernya dari unsur pendamping dari kementerian Dikdas dan dari regional,”Jelasnya kepada Lombok FM.

Kegiatan tersebut lanjut H.Sumum, untuk meningkatakan kapasitas pelaku dan stekholder pendidikan ini agar lebih cermat didalam merencanakan pendidikan di Lombok Tengah. Dalam melaksanakan berbagai program pendidikan tersebut, sesuai dengan hasil evaluasi kendala saat ini yakni masih soal SDM dan anggaran dana.”Contohnya soal pemerataan guru yang sudah dilakukan dengan syarat sertifikasi, dimana setiap sekolah harus memiliki 2 guru sertifikasi dan hal itu sudah dilakukan,”imbuhnya.

Yang membuat angka SPM hingga saat ini belum terpenuhi terang H,Sumum karena yang dihitung termasuk juga sekolah-sekolah yang bukan merupakan nauangan Dikpora seperi Madrasah dan yang lainya yang merupakan dibawah binaan Kemenag.”Yang membuat kita belum mencapai 100 persen dalam hal SPM ini yakni akibat dari belum terpenuhinya jumlah ruang kelas,”tandasnya.

Dengan keterbatasan anggaran yang saat ini dimiliki lanjut H,Sumum maka, pemenuhan ruang kelas tersebut dilakukan dengan cara mencicil dengan memberikan bantuan berupa ruang kelas baru kesekolah-sekolah yang saat ini masih membutuhkan ruang kelas baru.”Kami perikirakan pemenuhan pelayanan ruang kelas ini akan bisa terpenuhi hingga tahun 2017 nanti,”pungkas H.Sumum|001|68|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah