Published On: Mon, Sep 10th, 2018

Universitas Muhammadiyah Mataram Bebaskan SPP Mahasiswa Terdampak Gempa

dibaca 347 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM,Mataram-Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) membebaskan kewajiban membayar Sumbangan Penunjang Pendidikan (SPP) bagi mahasiswanya yang terkena dampak gempa bumi Lombok yang terjadi secara beruntun dan menimbulkan korban meninggal dunia hingga 548 jiwa dan 83.392 unit rumah mengalami kerusakan.

Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, H. Arsyad Gani menyatakan, kondisi masyarakat yang tertimpa gempa Lombok termasuk di dalamnya para mahasiswa Ummat tentu sangat memperihatinkan dan perlu mendapatkan perhatian khusus. “Berdasarkan kondisi tersebut kita mengambil langkah cepat dan strategis dengan membentuk konsorsium Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se NTB untuk mengajak PTS di NTB secara kolektif memberikan bantuan pendidikan berupa pembebesan kewajiban pembayaran SPP satu semester bagi mahasiswa baru terkena dampak gempa,”kata Arsyad Gani di Mataram, Senin (10/9).

Arsyad Gani yang juga Wakil Ketua Bidang Pembinaan PASI NTB ini juga menyatakan pembebesan pembayaran SPP terdampak gempa ini diperuntukkan bagi mahasiswa lama. Sementara bagi mahasiswa baru dibebaskan dari kewajiban persyaratan daftar ulang kecuali menyerahkan ijazah dan KTP.

Kebijakan ini diambil menurut Arsyad sekaligus menepis rumor yang beredar di media social bahwa Universitas Muhammadiyah Mataram tidak akan mewisuda mahasiswa asal Lombok Utara maupun Lombok Barat karena belum melunasi pembayaran SPP. “Berita ini tentu tidak benar dan sangat meresahkan,” jelas Arsyad didamping Dekan Fakultas Pertanian Asmawati.

Arsyad juga menjelaskan, wisuda kali ini merupakan wisudah terbesar dari pelaksanaan serupa tahun-tahun sebelumnya. Sebanyak 1027 wisudawan berasal dari program D III dan program Sarjana. Dari jumlah wisudawan tersebut sebanyak 198 wisudawan berpredikat cumlaude dengan rata-rata Index Prestasi Kumulatif 3,27. IPK tertinggi diraih Nur Anisa Istiqoomah dari Program Study Teknik Pertanian Fakultas Pertanian dengan IPK 3, 94. “Bahkan wisuda kali ini melahirkan wisudawan tercepat dengan waktu tempuh kuliah hanya 3,5 tahun atas nama Indra Lesnorowi asal Fakultas pertanian,” tambah Asmawati. (07/017)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah