Published On: Mon, Nov 23rd, 2015

Transportasi Pupuk Bersubsidi Ternyata Ditanggung Pemerintah

dibaca 882 kali
Share This
Tags

PUPUKLOMBOK TENGAH,lombokfm.com – Ternyata penyaluran pupuk bersubsidi, telah diatur sedemikian repua sehingga petani tidak lagi dipusingkan oleh masalah pupuk. Selain jumlah pupuk yang sudah jelas, petani juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk transportasi pupuk itu sendiri. Demikian disampaikan Kepala Dinas Koperasi,UKM dan perdagangan (Diskoperindag) Lombok Tengah, H.Amir Husein pada Jumat (20/11) 2015 lalu kepada Lombok FM.

Hal tersebut lanjut H.Amir Husein, sesuai dengan keputusan Menteri Perdagangan nomor 15 / M-DAK/PER/4/2013 tentang penyaluran pupuk bersubsidi. Keputusan menteri itu berlaku untuk pupuk bersubsidi bagi petani.”Karena ini merupakan pupuk bersubsidi, maka barang tentu ada tata niaga yang diatur oleh pemerintah,”Katanya.

Dalam keputusan tersebut lanjut H.Amir Husein, dimanahkan agar pupuk yang menjadi kebutuhan dasar petani untuk menjamin kawalitas hasil produksinya itu, harus disalurkan hingga benar-benar berada dekat ke petani.”Bahkan dalam keputusan itu, ongkos transportasi bagi pupuk bersubsidi telah ditanggung oleh pemerintah,”Jelasnya.

Digambarkan H.Amir Husein, sesuai dengan apa yang tertera dalam keputusan menteri tersebut, bila akses ke lahan petani memungkinkan untuk dilalui oleh kendaraan besar, maka pupuk harus berada disekitar lahan tersebut.”Karena tidak ada lagi alas an pupuk tidak bisa disalurkan ketengah-tengah lahan pertanian milik warga,”Tandasnya.

Selain itu lanjut H.Amir Husein, bila warga tidak mampu menjadi pengecer, maka distributor dan bahkan produsen bisa langsung menjadi distributornya. Hal itu agar tidak ada lagi alas an petani tidak bisa mendapatkan pupuknya sesuai dengan waktunya.”Hal itu ditegaskan agar pupuk itu tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga dan tepat tempat,”Tukasnya.

Untuk itu imbuh H.Amir Husein, bila ada warga petani yang mengeluhkan tentang sulitnya ketersediaan pupuk, diharapkan menyampaikanya ke pihaknya. Karena yang diterimanya saat ini hanya informasi yang tidak jelas asal usulnya adanya pupuk yang diduga dipermainkan.”Sampaikan ke kami secara jelas mengenai adanaya dugaan permainan dipupuk ini, ongkos saja ditanggung oleh pemerintah, untuk itu pak Bupati tidak mau lagi petani repot keluarkan biaya lebih lagi,”Pungkasnya.|001|33|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah