Published On: Tue, May 16th, 2017

Tingkatkan Pemahaman Penyuluh Pertanian Melalui SLI

dibaca 121 kali
Share This
Tags

a7Radio Lombok FM, Mataram – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas I Lombok Barat Nusa Tenggara Barat mengajak para penyuluh pertanian untuk memahami perubahan iklim guna membantu petani untuk menyesuaikan jenis tanaman yang akan ditanam dengan iklim.

Sekolah Lapang Iklim (SLI) yang diselenggarakan oleh BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Lombok Barat yang mengikut sertakan para penyuluh pertanian di pulau Lombok, 16/6/2017 di Mataram. Kegiatan itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para penyuluh pertanian untuk lebih memahami lagi informasi iklim supaya lebih tepat dalam memberikan penyuluhan kepada para petani.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Lombok Barat NTB Wakodim mengatakan iklim ini mengalami pergeseran, kadang musim hujan itu mengalami pergeseran maju dan mundur, sehingga hal seperti itulah yang perlu diketahui oleh para petani untuk lebih tepat menyesuaikan apa yang akan ditanam.

Pada tahun 2016 lalu target tanam melebihi dari taget yang ditentukan oleh Dinas Pertanian NTB, namun hasilnya menurun, karena waktu panen tengah memasuki musim penghujan, sehingga secara kulitas hasil panen menurun, imbuh Wakodim. “Sehingga peran para penyuluh pertanian yang bersentuhan langsung dengan para petani bisa mengawal apabila terjadi musim-musim yang ekstrim”, kata Wakodim kepada Lombok FM di Mataram (16/5/2017).

Untuk saat ini hampir 95 persen wilayah NTB bisa dikatakan sudah memasuki musim kemarau, walaupun kota Mataram dan Lombok Utara masih diguyur hujan. Kendati demikian satu minggu berikutnya bisa dipastikan semua wilayah NTB tidak akan diguyur hujan lagi’ Hingga bulan Juni mendatang iklim di NTB masih terbilang norlmal “tidak dikatan Elnino maupun Lanina”, tambah Wakodim.

Pada kesempatan yang sama pula salah seorang penyuluh pertanian asal Lombok Timur Ihwan mengatakan, informasi yang diberikan dari BMKG setidaknya bisa melanjutkan informasi itu ke para petani langkah-langkah antisipatif untuk meminimalisir terjadinya gagal panen.

“Kalau kedepannya akan terlalu kering misalnya varietas apa yang cocok pada musim tanam itu antisipasi gagal panen,” jelasnya. Diharapkannya kegiatan Sekolah Lapang Iklim ini kedepannya bisa mengikut sertakan para penyuluh lebih banyak. |006|027|.

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah