Published On: Fri, Oct 17th, 2014

Terlibat Curanmor Sistem Tebus, PNS Ditangkap

dibaca 1,192 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK  FM 102.2RADIO LOMBOK FM|MATARAM–Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Lombok Barat, K umur 30 tahun ditangkap Polresta Mataram di BTN Pengsong, Labuapi, Lobar pukul 00.00 Wita, Selasa lalu (14/10).
Pelaku diduga melakukan penipuan terhadap korban pencurian kendaraan sepeda motor (Curanmor) dengan modus sistem tebus. Penangkapan PNS ini, merupakan tindak lanjut dari laporan kehilangan motor pada 9 Oktober lalu, dengan korbannya seorang warga asal Kekalik Kecamatan Sekarbela.
Pelaku lalu menghubungi korban meminta
uang tebusan Rp 5 juta dengan janji motor Honda Vario korban yang hilang akan kembali.‘’ Setelah uang korban Rp 5 juta diambil, korban tidak menepati janjinya. Uang Rp 5 juta lenyap sementara motor tidak dikembalikan,”kata Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Agus Dwi Ananto, Rabu kemarin (15/10).
Dijelaskan , modus yang digunakan pelaku mengibuli korban dengan cara mendatangi rumah korban tersebut. Dimana, pelaku mengaku dia disuruh oleh keluarga korban untuk membantu menemukan motor yang hilang itu. Pelaku pun mengaku,dia pernah dihubungi oleh pelaku curanmor soal motor korban itu namun syaratnya harus membayar uang tebusan. ‘’Nyatanya, setelah korban mengkorfirmasi ke semua keluarganya tidak ada yang pernah meminta bantuan pelaku. Bahkan keluarga korban tidak ada satu pun yang kenal sama pelaku,”aku Agus.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui semua perbuatannya. Bahkan semua jaringan sindikat curanmor dikenal semua oleh yang bersangkutan.
Dikatakan Agus, pelaku ini disangkakan sebagai pelaku penipuan. Bahkan polisi menduga pelaku ini bisa jadi terlibat sindikat jaringan curanmor.”Pelaku ini bisa saja terlibat sindikat jaringan curanmor, soalnya dia kenal semua pelaku curanmor. Namun saat ini pelaku kita sangkakan kasus penipuan,”jelas Agus.
Polisi kata Agus, masih mendalami sejauh mana keterlibatan pelaku dalam sindikat curanmor. Pelaku saat ini masih diperiksa intensif.” Kita masih pertajam keterlibatan pelaku dalam jaringan sindikat curanmor,”bebernya.
Agus berharap, apabila terjadi modus sama seperti pelaku ini, warga diminta agar jangan mudah terpengaruh. Jika ditemukan hal yang sama, dia meminta warga untuk segera melapor ke kepolisian.” Jangan mudah terbujuk sama hal –hal seperti ini. harap lapor ke petugas,”tutup Agus.|RADARLOMBOK002|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah