Published On: Fri, Feb 9th, 2018

Terkait Zakat, Wagub NTB Ingatkan ASN Tak Risau Pernyataan Menag

dibaca 164 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM, Mataram-Pernyataan Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin yang menyebutkan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa menolak gajinya dipotong untuk kewajiban berzakat. Pernyataan Lukman Hakim Saifudin tersebut bagi Wakil Gubernur NTB HM. Amin tidak perlu dirisaukan. Bagi Amin pernyataan Menteri Agama tidak perlu diperdebatkan hingga membias kepada para ASN.

Menurut Bakal Cawagub NTB yang berpasangan dengan HM. Suhaili FT ini, Kementerian Agama saat ini juga masih melakukan pendalaman terkait rencana pemotongan gaji ASN untuk zakat. Menteri Agama telah menegaskan soal pemotongan gaji untuk zakat tersebut. “Walau pun sesungguhnya rencana pemotongan itu tidak terikat sifatnya. Meski demikian, pemerintah pusat dan pemerintah daerah, siap memfasilitasi jika ada ASN yang menyisihkan gajinya untuk zakat,” ujar Amin di Mataram, Kamis (08/02/2018).

Bagi Ketua Partai DPD Patai Nasdem NTB ini menilai bersedia untuk memfasilitasi bagi ASN yang mau berzakat. Namun bagi yang tak mau juga tak dipermasalahkannya. “Ini kan tidak menjadi suatu keharusan juga,” lanjutnya.

Amin menilai potensi zakat sangat luar biasa jika pengelolalaannya dilakukan secara profesional. Meski tidak menjadi keharusan bagi ASN muslim yang telah memenuhi syarat. “Penyalurannyapun selama ini bagi ASN Pemprov NTB dilakukan oleh Badan Amil Zakat NTB,” kata Amin.

Dikatakan Amin, potensi zakat ini luar biasa jumlahnya, bahkan sampai hingga triliunan per tahun jika dikelola. “Makanya bagi ASN tidak usah resah dan tidak juga perlu diperdebatkan, karena tidak ada keharusan,” jelas Amin.

Sebelumnya Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menyatakan, tidak ada kata kewajiban dalam berzakat. Tapi pemerintah memfasilitasi ASN Muslim untuk menunaikan kewajibannya berzakat.

Dikatakan Lukman, pemotongan gaji ASN untuk zakat itu akan disertai dengan surat kesediaan aparatur terkait. Dengan begitu, ASN Muslim dapat menolak gajinya dipotong dengan mengajukan surat tertulis kepada atasannya. Misalnya ASN berkeberatan gajinya dipotong karena telah menunaikan zakat di lembaga amil zakat lain atau karena faktor mendesak lainnya. (07/001)

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah