Published On: Fri, Feb 19th, 2016

Swadaya Mandiri Tanam 35 Ribu Pohon Di Gunung Sasak

dibaca 924 kali
Share This
Tags

a5Lombok Barat, lombokfm.com – Gerakan massal penanaman pohon sebanyak 35.500 Rabu, (18/2) dimulai di sepanjang jalan lingkar Gunung Sasak, Dusun Ajok, Desa Tempos, Kecamatan Gerung, Lombok Barat.

Kegiatan serentak tanam pohon ini dihadiri Plt. Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, anggota DPRD Dapil Gerung, L. Hermayadi, Kepala BLH Edi Sadikin, Kadis. Kebersihan, Pertamanan dan Tata Kota HL. Winengan, Kasat Pol-PP Lobar Bq. Yeni Ekawati, Camat Gerung dan anggota Muspika Kecamatan Gerung dan para pelajar SD-SLTA se Desa Tempos.

Fauzan Khalid mengapresiasi gerakan ini yang merupakan inisiasi dari Kades Tempos apalagi dilakukan secara swamandiri. “Penanaman pohon di lingkar Gunung Sasak ini merupakan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya juga dilakukan hal yang sama. Dan alhmadulillah sekitar 35.500 pohon bisa ditanam,” kata Fauzan Khalid.

Menurut Fauzan Khalid, untuk wilayah Lombok Barat sejak Desember 2015 lalu hingga saat ini terhitung penanaman yang ke delapan. “Dan dari 8 kali penanaman, penanaman kali ini yang terluas dan terbanyak,” tegas Fauzan.

Fauzan juga menyebut, hingga saat ini kurang lebih penanaman pohon yang sudah dilakukan di sejumlah kawasan di Lobar seluas 1000 ha. Namun sejauh ini tidak pernah ada survey seberapa besar pohon yang ditanam dalam masa pertumbuhan termasuk perawatannya.
Meski demikian Fauzan oftmis dalam posisi taransisi terkait kewenangan pengelolaan kehutanan ke Pemprov, dinilainya sebagai sebuah tantangan sekaligus mendorong sikap optimistis agar Lobar ini semakin hijau dengan terus memacu diri dalam gerakan penghijauan seperti ini. “Apalagi ini merupakan inisiasi dan dukungan penuh dari para Kades dan masyarakatnya,” kata Fauzan.
Fauzan memberi apresiasi juga pada Kades Mareje Timur, dengan gerakan swadaya Pemdes dan masyarakat desa dengan menanam sebanyak 10 ribu pohon dan patut ditiru oleh Kades dan masyarakat lainnya se Lobar. Apalagi di Mareje Timur saendiri gerakan ini diperkuat oleh aturan berupa awiq-awiq. Lakukan terus gerakan bermanfaat seperti ini Insya Alloh Pemda terus mendukung,” kata Fauzan.

Gerakan penanaman pohon menurut Plt. Bupati diharapkan bisa dijadikan sebagai gerakan idiologi sebagai bentuk kewajiban ibadah kepada Alloh SWT. Secara fiqih menanam pohon hukumnya fardu kifayah. Karena tak ada pohon sudah pasti akan mendatangkan mudarat dan tidak bisa bernafas segar. “Menanam pohon akan mendapatkan pahala besar dan ini jadi pendorong kita,” terang Fauzan.

Fauzan Khalid juga menyoroti banyaknya tanaman padi di lereng Gunung Sasak ini, Aktivitas ini dinilai tidak baik, Karena itu ia memerintahkan Dishut Lobar berkoordinasi dengan Dinas Pertanakbun Lobar agar tidak menyalahi aturan.ungkapnya.|010|45|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah