Published On: Mon, May 8th, 2017

Staf Dan Kadus Diberhentikan Warga Ngadu ke DPRD

dibaca 122 kali
Share This
Tags

s3RADIO LOMBOK FM,Lombok Tengah – Warga Kopang gedor kantor DPRD Lombok Tengah, mereka mendesak, DPRD untuk merekomendasikan kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa BPMD , untuk membatalkan SK kepala desa tentang pengangkatan staf desa Dan pemberhentian lima kadus (08/05).

Perwakilan warga desa Kopang Rembige, Safrudin menuturkan ” Saya buka perdes itu tapi tidak ada perdesnya, namun hanya tanda tangan perdes saja, Sehingga kades mengaku salah karena tidak mengetahui mekanisme yang ada” Terangnya.

Warga ditemui oleh ketua dan anggota komisi 1 DPRD Loteng Suhaimi Anggota komisi 1 menegaskan ” Kepala dusun di Lombok Tengah tidak bisa diperlakukan, sama semuanya, karena kadus juga menjadi refresentasi dari dusun atau desa itu,” Terang suhaimi.

Jika mengacu kepada perda nomor 1 tahun 2017 tentang perangkat desa maka kepala desa memiliki hak preogratif terkait perangkat desa, Sehingga kalau hal ini dipersoalkan maka tidak bisa di selesaikan akan selalu berbenturan.

Menanggapi persoalan dari desa kopang Kabag Hukum Setda Loteng, Nanang menjelaskan”kami tidak bisa menentukan kebijakan karena belum ada keputusan kepala desa terkait persoalan itu, karena kita tidak mengetahui apakah sudah dicantumkan aturan terkait hal itu, kendati dari sisi kewenangan memperbolehkan,” Ucap Kasubag hukum Setda Loteng.

Paska mendengarkan semua penjelasan dari kabag hukum dan anggota komisi 1 DPRD Loteng, warga sepakat untuk menunda penyelesaian Desa Kopang Rembige sembari akan membahas persoalan itu dengan instansi terkait. |003|002|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah