Published On: Tue, Jan 31st, 2017

SOP Pemerintah Pusat Menjadi Kendala Persediaan Stok Pupuk

dibaca 183 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM, Lombok Timur – Wakil Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menjelaskan belakangan ini penyedian stok pupuk untuk Lotim mulai menuai kendala, kendala itu muncul karena adanya SOP yang diterbitkan oleh pemerintah pusat, yang menekankan langsung kepada pihak Pelabuhan Lembar Lombok Barat agar penyandaran kapal yang membawa pupuk dibatasi jumlah muatan. Muatan jumlah pupuk yang boleh dibawa yaitu sebanyak 4.200 ton, dan biasanya kapal-kapal pembawa pupuk tersebut mencapai 6 ribu ton.3k

‘’Inilah yang menjadi kendala dalam penyedian pupuk kita disini’’, jelasnya, Senin (30/01/2017).

Dituturkan Warisin pengalaman kapal yang muatannya pupuk lebih dari jumlah yang dibatasi pihak pelabuhan dalam waktu tidak lama ini memerintahkan agar kapal itu putar balik, atau disuruh kembali membawa muatannya. Dan kapal tersebut boleh bersandar kembali dengan muatan yang sama harus sesuai dengan jumlah ketentuan yang berlaku.

‘’Kemarin tidak lama ini kapal yang membawa pupuk lebih dari 4200 ton terpaksa disuruh kembali, kaena muatan yang dibawa tidak sesuai dengan ketentuan dalam aturan SOP itu’’, jelasnya.

Sehingga dengan adanya aturan seprti itu, ia menyarankan agar pembawa pupuk tersebut mencicil muatan bawaannya, karena kalau tidak seperti itu, maka tidak bisa diizinkan untuk bersandar di Pelabuhan Lembar.

Kemudian dikesempatan tersebut Warisin menyinggung mengenai peredaran pupuk palsu, apabila ada ditemukan pupuk palsu atau oplosan ia meminta agar segera melapor ke dirinya, dengan begitu ia akan langsung mengecek pupuk tersebut apakah benar-benar palsu atau oplosan.

‘’Lapor ke saya kalau ada ditemukan pupuk palsu atau oplosan biar saya cek sendiri kebenarannya’’, tutupnya Warisin.|002|049|.

 

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah