Published On: Tue, Sep 29th, 2015

Siswi SMKN 1 Janapria Diduga jadi korban Penculikan

dibaca 1,832 kali
Share This
Tags

F-SUASANA PASKA SISWA DI CULIK  (1)RADIO LOMBOK FM – Sepulang sekolah siswa SMKN I Janapria dihebohkan dengan diculiknya salah seorang temannya atas nama Ft warga Desa Beleka Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), sekitar pukul 14. 00 wita.

Ft saat ini tercatat sebagai siswi di SMKN I Janapria, saat kejadian Ft bersama temannya pulang dengan mengendarai sepeda motor, Dua pelajar ini melintasi jalan Janapria Beleka kearah selatan,dua sisiwa ini berasal dari Desa Beleka Praya Timur.

Tiba- tiba tiga orang pemuda keluar dari mobil kijang warna hitam, langsung menghadang Ft bersama temannya, Ternyata tiga pemuda tersebut sasarannya adalah Ft.

Terkait hal tersebut, Kepala SMKN I Janapria H Wahid saat di konfirmasi Radio Lombok fm via telepon senin kemarin [28/9/2015]dengan tegas membantah kalau siswanya Ft diculik. “Yang benar adalah dia diculik oleh pacarnya, informasinya dia dibawa kabur menikah,” jelasnya.

Dengan kejadian tersebut,keluarga kedua belah pihak sudah datang ke sekolah dan melaporkan kejadian yang sebenarnya, Ditanya tentang proses hukum, pihaknya tidak akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum, sebab permasalahan ini sudah jelas mereka menikah.

terkait tanggungjawab sekolah, kepala sekolah mengatakan tidak ada tanggung jawab sekolah, sebab kejadian tersebut terjadi di luar jam sekolah, terkecuali kalau kejadian tersebut didalam lingkungan sekolah dan masih jam sekolah, selaku pimpinan siap untuk mempertanggungjawabkan. “Kejadian ini kan saat pulang sekolah, jadi otomtis itu bukan tanggung jawab pihak sekolah,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen) Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Loteng, H. Muliawan mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan yang ia terima dari kepala sekolah yang bersangkutan.

“Sedangkan terkait tanggung jawab guru manakala diluar sekolah namun masih memakai pakaian seragam, aturan secara tertulis, tanggung jawab guru tidak ada. Hanya saja kembali kepada diri masing- masing, namun yang jelas rasa bertanggung jawab itu pasti ada”.jelas muliawan.

Lanjut muliawan “Secara tanggung jawab jika siswa sudah diluar sekolah maka, 80 persen tanggung jawab wali siswa,”|003|0056|

Tabungan-iB-Hasanah

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah