Published On: Fri, Aug 21st, 2015

Anak Dengan Kecacatan Berat Berhenti Mendapat Bantuan ODKB

dibaca 863 kali
Share This
Tags

RADIO LOMBOK FM – Salah seorang anak yang disebut Orang Dengan Kecacatan Berat (ODKB) di Dusun Timuk Rurung Desa Barejulat Kecamatan Jonggat, dengan alas an yang tidak jelas berhenti mendapatkan bantuan dari Program yang disebut Bantuan ODKB dari Kementerian Sosial RI. Padahal seharusnya penyandang ODKB mendapat bantuan itu seumur hidup mereka.

Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lombok Tengah, Lalu Ahmad Fathoni pada Kamis (20/8/2015) mengatakan, hal itu terungkap setelah dirinya bersama jajaran pengurus PPDI melakukan silaturrahmi ke Dusun tersebut. “Ini kami ketahui saat kami secara kebetulan berkunjung ke dusun tersebut dan diinformasikan oleh kawan dan kami kemudian langsung melihat kondisinya,”katanya.

Lalu Ahmad Fathoni yang akrab disapa Bajang Toni ini lebih lanjut menjelaskan, ODKB adalah sebutan bagi mereka yang memiliki kekurangan sehingga segala sesuatu yang akan dia lakukan membutuhkan bantuan orang lain.”Jadi ODKB ini sangat membutuhkan orang lain dalam mengerjakan hidupnya sehari hari. Makan minumnya, ke toilet dan lainya tidak bisa dikerjakan sendiri,”imbuhnya.

Itulah sebabnya pemerintah melalui Kementerian Sosial RI menggelontorkan program yang disebut ODKB berupa bantuan untuk penyandang ODKB tersebut. Untuk Lombok Tengah, hanya untuk 35 penyandang ODKB.”Masing-masing penyandang ODKB ini diberikan bantuan Rp.300 ribu perbulan. Dan masih banyak saudara kita penyandang ODKB yang belum mendapatkan program ini karena jumlah anggaran tidak sesuai dengan jumlah penyadang,”ungkapnya.

Untuk anak beranam Irwandi 12 tahun yang bertempat tinggal di Dusun Timuk Rurung Barejulat itu sendiri lanjut Bajang Toni yang juga penyandang disabilitas ini mengungkapkan, kalau anak tersebut sempat mendapat bantuan selama 6 bulan, namaun setelah itu tiba-tiba terhenti dengan alasan yang hingga saat ini belum jelas.”Kami mencoba menghubungi pendaping anak ini, namun ternyata pendapingnya baru,”imbuhnya.

Terkait dengan hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Tengah, Drs.HM.Nazili saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mengetahui pasti dengan haln ini. Namun ia sangat berterimakasih kepada mitra kerja yang telah mencari informasi dengan kejadian ini.”Inilah fungsinya kami bermitra dengan rekan-rekan di PPDI. Terimakasih atas informasi ini, karena kami sadar kami memiliki keterbatasan, maka itulah gunanya kami bermitra. Akan kami cek nanti hal ini, karena itu adalah program dari pusat dan melalui provinsi,”terangnya.|001|0082

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah