Published On: Fri, Dec 4th, 2015

SEMUA KADIS LOMBOK TENGAH MENOLAK PENDAMPING DESA

dibaca 1,156 kali
Share This
Tags

13 copyLOMBOK TENGAH,Lombokfm.com – pendamping desa di Loteng tidak berjalan mulus, dalam programnya semua kades menolak kehadiran pendamping desa dari Kementrian Daerah Tertinggal tersebut, Kepala Desa Pengembur Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Supardi Yusuf mengatakan, pengrekrutan pendamping desa hanya akan menjadi bomerang buat pemerintah desa.Pasalnya pihaknya tidak mengetahui apa pungsi pendamping desa dan pemerintah pusat juga sebelumnya tidak pernah sosialisasi maupun memberitahukan akan adanya pendamping desa tersebut.

“Kita belum mengetahui apa fungsi dari pendamping desa ini,” ungkapnya.
Ia mengatakan, kalau memang pendamping desa diwajibkan ada, kenapa pemerintah tidak mengrekrut dari jajaran desa saja yang lebih paham, tidak seperti sekarang dalam pegkrekrutan ini sangat bernuansa politik sebab pihaknya melihat orang-orang dari partai PKB saja yang lulus.

“Pokoknya Kepala desa menolak adanya pendamping desa tersebut,” ungkapnya .

Ia mengungkapkan, pihaknya sangat mempertanyakan sampai kapan pendamping desa tersebut akan ada, sebab pihaknya belum paham cara kerjanya bagaimana, kalau untuk mengawasi desa, mungkin semua kepala desa akan menjadi risih.

“Jangan sampai pendamping desa yang seharus menjadi mitra malah akan terbalik buat kita semua,” jelasnya.

Sementara itu kepala Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang, Agus Agrianto mengungkapkan, dirinya sangat mengapresiasi memang program pemerintah pusat, tetapi akan lebih bagus lagi pendamping desa ini dari jajaran desa itu sendiri.

“Karena jajaran desa akan lebih paham tentang desa itu sendiri, dan seharusnya pengrekrutan juga harusnya dari desa juga,” tandasnya.
“Kalau seperti ini jelas kita sangat menolak adanya pendamping desa itu,” uangkapnya.|003|02|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah