Published On: Mon, Sep 7th, 2015

Selama Dibicarakan Dalam Ruang Lingkup Pansus Sah

dibaca 690 kali
Share This
Tags

potoRADIO LOMBOK FM – Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, Drs.HL.Supardan,MM tanggapi isu adanya anggaran “siluman” pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2015 Lombok Tengah. Pada Jumat (4/9/2015) Sekda mengatakan, selama anggaran itu dibicarakan dalam kurun waktu dan tempat sesuai dengan kesepakan, maka hal tersebut belum keluar dari koridor dan sah.

Sebelumnya Sekda saat ditanya wartawan, enggan menanggapi kabar yang dihembuskan salah seorang anggota dewan tersebut. Namun setelah didesak, sekda buka suara.”Apa sih namanya dana siluman itu, saya juga tidak faham,”kilahnya.

Semestinya terkait masalah anggaran itu lanjut Sekda, saat ini sudah menjadi domain anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah. “Jadi mestinya dipertanyakan kesana karena saat ini dewan yang punya kewenangan untuk menentukan semua anggaran itu,”imbuhnya.

Sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) lanjut sekda, dirinya tidak akan mungkin mengikuti setiap detail rapat yang digelar TAPD bersama Panitia Khusus (Pansus) dewan yang bertugas melakukan pembahasan soal anggaram itu.”Masak yang kecil-kecil itu juga saya yang hadir, karena banyak tugas lain yang mengharuskan saya yang hadir,”jelasnya.

Sejauh yang ia fahami tandas sekda, selama anggaran itu dibicarakan pada ruang lingkup rapat pansus maka hal itu tetap sah dan masih dalam koridor pembahasan, kecuali anggaran itu didiskusikan diluar jadwal pansus.”Kalau masih dibicarakan didewan dan pada jadwal, maka sah-sah saja, memang ada pembicaraan dihotel atau diluar rapat,”terang sekda.

Namun, untuk memperjelas masalah tersebut, dirinya lanjut Sekda akan segera menanyakanya ke TAPD lain seperti ke Asisten III dan juga Kabag Keuangan.”Nanti saya pasti tanyakan segera masalah ini pada TAPD lainya biar jelas,”janjinya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, salah seorang anggota DPRD Lombok Tengah, M.Samsoel Qomar,S.Sos ungkap dugaan adanya “Dana Siluman” pada APBD-P Tahun 2015 Lombok Tengah. Dana itu, dibicarakan dan disepakati setelah pansus selesai melakukan pembahasan.”Dana itu hanya dibicarakan oleh pimpinan pansus bersama TAPD yang tidak berkompenten,”ungkapnya.

Dana itu sebesar Rp.1,7 miliar yang bersumber dari bagi hasil retribusi pajak dan kelebihan bayar Koran. Setelah masasalah itu mencuat, dana itu kini diarahkan semuanya ke pihak PU-ESDM yang peruntukanya tidak jelas.”Pembahasan dana itu tidak dilakukan dalam rapat namun disuatu tempat dan ini jelas melanggar tata tertib,”tandas Samsoel ketika itu kepada sejumlah wartawan.|001|0113

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah