Published On: Wed, Feb 10th, 2016

Selain AS Pelaku Juga Korban Dari Perlakuan Orang Tua

dibaca 414 kali
Share This
Tags

52Lombok Timur. Lombokfm.com_ Kasus yang menimpa seorang anak inisial AS (14), yang diduga mencuri (7/2). Selain dirinya sebagai pelaku dia juga salah satu korban. Demikian disampaikan Arihinul Qirom aktivis pemerhati anak mengakui “ kasus AS yang diduga berkali-kali melakukan pencurian, tidak hanya menjadi pelaku, juga sebagai korban” terangnya pada awak media selasa 9/2/2016 usai mediasi kasus AS di polsek Suela.

Arihinul menceritakan kronologi anak tersebut, bahwa dirinya sejak usia lima tahun tinggal dengan kakeknya karena kedua orang tuanya bercerai. Selanjutnya AS ini memiliki ibu tiri dari ayah kandung dan ayah tiri dari ibunya. Selama tinggal dengan ayahnya sering tak diberi makan dan tak diurus selayaknya anak lainya.

Dari kronologi yang disampaikan AS yang sejak lama putus sekolah tentu menyisakan banyak pertanyaan perihal didikan orang tua keluarga dan lingkungan. “nah, dari sana saya percaya bahwa status anak bukan menjadi pelaku, namun pada dasarnya ia adalah seorang korban dari kekejaman keluarga dan lingkunganya”papar Arhinul Qirom yang juga aktif di lembaga perlindungan anak (LPA) Kabupaten Lombok Timur.

Hal serupa disampaikan anggota kepolisian sector Suela Budi Selamet mengakui, kalau anak pada dasarnya lahir bersih dan suci. Namun yang menentukan jahat dan kejamnya adalah keluarga dan lingkunganya. “seorang anak pasti terlahir suci, yang membuatnya menjadi jahat, baik dan lainya adalah didikan orang terdekatnya keluarga, lingkungan masyarakat dan pemerintah” jelas Budi pada awak media. |006|010|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah