Published On: Tue, May 3rd, 2016

Sekitar 200 Unit Kendaraan Dinas Loteng Bisa Dilelang, Anda Minat?

dibaca 1,194 kali
Share This
Tags

muhRADIO LOMBOK FM, Lombok Tengah – Sekitar 200 unit kendaraan dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah (Loteng) sudah bisa dilelang. Hal itu kalau melihat dari aturan normatif yang ada. Demikian disampaikan oleh Kepala Bagian (Kabag) Aset, Sekretariat Daerah (Setda) setempat, Drs.H.L.Muhammad, Selasa (3/4) 2016 kepada Lombok FM. Kabag Aset lebih lanjut menyatakan, kendaraan tersebut terdiri dari kendaraan roda dua dan juga roda empat yang keadaanya masih tergolong baik namun sudah berumur lebih dari 5 tahun.Bahkan ada diantaranya yang sudah berumur belasan tahun yang sangat bisa untuk dilelang.

”Melihat aturan normatifnya kalau sudah berusia minimal 5 tahun maka kendaraan itu sudah bisa dilelang,”Katanya. Melihat dari aturan normatif tersebut ungkap Kabag Aset, maka diketahui sekitar 200 unit kendaraan dari 2000 lebih kendaraan yang menjadi asset pemkab Loteng yang tersebar disejumlah SKPD, bisa dilelang.

Hanya saja dalam melakukan pelelangan, pemkab juga harus merujuk pada Peraturan Bupati (Perbup) terkait pelelangan tersebut.”Dalam perbup menyatakan kalau mau melakukan lelang, maka harus diperhatikan soal kondisi kendaraan tersebut,”Jelasnya.

Untuk itu, bila secara aturan normatif kendaraan tersebut dalam posisi sudah bisa dilelang, maka hal berikutnya yang harus diperhatikan apakah kendaraan tersebut masih bisa efektif untuk dimanfaatkan atau tidak.

Bila kendaraan itu dalam kondisi rusak parah dan sudah tidak bisa digunakan, maka harus dilakukan pemusnahan atau pelelangan.”Kita melihat efesiensi dan nilai ekonomisnya. Kalau masih ada nilai ekonominya kita lelang, tetapi kalau tidak kita musnahkan,”Terangnya.

Namun bila kendaraan tersebut masih layak dipergunakan padahal sudah saatnya untuk dilelang, maka sebelum ada penggantinya, maka proses lelang terhadap kendaraan tersebut ditunda. Karena hal itu nantinya dikhawatirkan akan menganggu kinerja lembaga atau daerah dalam melaksanakan tugas-tugas keseharianya.

”Dengan pertimbangan itu kita tunda lelang dan tent u terus melaukan pemeliharaan terhadap kendaran tersebut,”Imbuhnya. Ditanya mengenai berapa biasanya harga lelang bagi kendaraan bermotor atau kendaraan roda empat milik asset daerah tersebut, Kabag Aset enggan membeberkanya.

Kata dia harga lelang itu ditentukan oleh Kantor Lelang Negara dan Pemkab sama sekali tidak memiliki peluang menentukan harga lelang tersebut.”Tetapi tentu disesuaikan dengan kondisi dan harga pembelian kendaraan itu dan banyak faktor lainya. Saya tidak bisa menyebut angka nominal harga biasanya,”Pungkasnya.|001|06

se

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah