Published On: Tue, Mar 29th, 2016

Sekda Lombok Timur Mediasi Lahan Sengketa Sambelia

dibaca 1,459 kali
Share This
Tags

5aRADIO LOMBOK FM, LOMBOK TIMUR- Senin 28/3/2016, bertempat di Aula Kantor Camat Sambelia Kabupaten Lombok Timur berlangsung pertemuan lanjutan antara perwakilan masyarakat Kesatuan Pengusahaan Hutan Produksi (KPHP) Lendang Tengak dengan PT. Sadhana Arif Nusa, diwakili Idham dan Wirantanus.

Mediasi lahan Hutan Tanaman Industeri (HTI) yang belum menemukan titik terang tersebut di hadiri Sekda kabupaten Lombok Timur H. Rohman Farli, Kepala Bakesbangpoldagri Sudirman, Kadis Kehutanan Lombok Timur Zaenal, Camat Sambelia H. Buhari, Koramil Sambelia Musli, Kapolsek sambelia AA. Ketut Mataram, dan Kades Senanggalih M. Yusuf.

Camat Sambelia H. Buhari dalam sambutannya mengatakan,”Pertemuan ini adalah hasil kesepakatan bersama masyarakat Lendang Tengak, untuk menentukan sikap yang jelas, sehingga masyarakat bisa kerja sesuai harapannya,”ungkapnya.

Namun ini kemudian menjadi persoalan ditengah warga, Demikian disampaikan Buhari, ia juga mengatakan “bahwa lahan tersebut belum mendapatkan kejelasn, sampai dengan saat ini,sebagian masyarakat menerima dan lainya menolak” jelasnya.

Sementara itu menurut masyarakat perwakilan KPHP Zainuddin, dirinya berharap ada kepastian, namun sampai saat ini belum mendapatkan kejelasan. “sebenarnnya masyarakt hanya ingin dibina mengapa pada saat gerahan lahan ditinggal begitu saja, dan saat ini menjadi HTI?” paparnya.

Menanggapi hal ini, pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang diwakili Sekda H. Rohman Farly menjelaskan, sesuai dengan surat yang di layangkan Kepada Bupati Lombok Timur bahwa saat ini ada sekitar 602 KK , “berapapun jumlah masyarakat disana yang harus dipahami adalah lokasi tersebut merupakan tanah negara dan bukan milik siapapun” jelasnya

Awal mula tanah itu dari progrm grahan yang saat itu membutuhkan 300 heaktare dan membutuhkan masyarakat 150 orang, dilaksanakan pihak ketiga. Program tersebut hanya untuk satu tahun dan sudah dilakukan pembayaran oleh pihak ketiga, sehingga tidak ada program lanjutan maupun klaim tanah atas tanah tersebut.

Pada kegiatan pertemuan lanjutan tersebut menyimpulkan hasil, bahwa akan ada pertemuan lanjutan yang rencananya hari Sabtu 2/4/2016, pengosongan lahan usai panen, mengerjakan lahan kosong yang bukan areal HTI, rekrutmen tenaga tetap dan tenaga borongan dengan pihak perusahaan, penandatanganan pembayaran dengan pihak bendahara, serta pendataan warga Lendang Tengak. |006|039|

Iklan Teks


Raih ketenangan dengan akses yang luas di Bank Muamalat
Jasa pegadaian berprinsip syariah Islam, kunjungi situs resmi Pegadaian Syariah
Memberikan yang terbaik sesuai kaidah Islam, kunjungi situs resmi BNI Syariah